×

Contoh Soal Penawaran Inelastis Lengkap dengan Pembahasan dan Jawaban

Dalam ilmu ekonomi, pemahaman tentang konsep penawaran sangat penting untuk menganalisis perilaku produsen dalam merespons perubahan harga. Salah satu konsep kunci dalam penawaran adalah elastisitas penawaran, yang mengukur seberapa sensitif jumlah barang yang ditawarkan terhadap perubahan harga. Penawaran inelastis terjadi ketika perubahan harga relatif besar hanya menghasilkan perubahan jumlah yang ditawarkan relatif kecil. Artikel ini akan membahas secara lengkap contoh soal penawaran inelastis beserta pembahasan dan jawabannya, sehingga memudahkan siswa, mahasiswa, maupun praktisi ekonomi memahami konsep ini secara mendalam.

Pengertian Penawaran Inelastis

Penawaran inelastis adalah kondisi di mana persentase perubahan jumlah barang yang ditawarkan lebih kecil dibandingkan persentase perubahan harga. Dengan kata lain, produsen kurang responsif terhadap perubahan harga.

Secara matematis, elastisitas penawaran (Es) dapat dihitung dengan rumus:

Es = (% ΔQs) / (% ΔP)

di mana:

🔖 Baca juga:
  • ΔQs = perubahan jumlah yang ditawarkan
  • ΔP = perubahan harga
    Jika Es < 1 → penawaran inelastis
    Jika Es = 1 → penawaran unit elastis
    Jika Es > 1 → penawaran elastis

Ciri-ciri penawaran inelastis:

  1. Produsen sulit menambah produksi dalam waktu singkat.
  2. Biasanya terjadi pada barang dengan kapasitas produksi terbatas, misal minyak bumi, tanah, dan barang langka.
  3. Harga dapat berubah drastis, tetapi jumlah yang ditawarkan tidak banyak berubah.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran Inelastis

  1. Kapasitas Produksi Terbatas: Barang yang membutuhkan waktu lama untuk diproduksi cenderung inelastis.
  2. Keterbatasan Sumber Daya: Jika bahan baku terbatas, penawaran sulit ditingkatkan.
  3. Barang Langka atau Eksklusif: Barang langka tetap memiliki penawaran terbatas meskipun harga meningkat.
  4. Waktu Produksi: Semakin pendek jangka waktu, semakin inelastis penawarannya.

Cara Menghitung Penawaran Inelastis

Contoh perhitungan dasar elastisitas penawaran:
Jika harga suatu barang naik 10% tetapi jumlah yang ditawarkan hanya naik 4%, maka Es = 4% / 10% = 0,4 < 1, artinya penawaran inelastis.

Contoh Soal Penawaran Inelastis dan Pembahasan

Soal 1 – Perubahan Harga dan Jumlah Ditawarkan

Harga minyak bumi naik dari Rp500.000 per barel menjadi Rp550.000 per barel, sedangkan jumlah yang ditawarkan hanya meningkat dari 1.000 barel menjadi 1.020 barel. Tentukan elastisitas penawaran dan jelaskan apakah penawaran inelastis.
Pembahasan:
% ΔP = (550.000 – 500.000) / 500.000 × 100% = 10%
% ΔQs = (1.020 – 1.000) / 1.000 × 100% = 2%
Es = 2% / 10% = 0,2 → Es < 1 → penawaran inelastis

Soal 2 – Harga Padi Naik

Harga padi naik dari Rp8.000/kg menjadi Rp10.000/kg, sedangkan jumlah yang ditawarkan meningkat dari 500 ton menjadi 550 ton. Tentukan jenis penawarannya.
Pembahasan:
% ΔP = (10.000 – 8.000) / 8.000 × 100% = 25%
% ΔQs = (550 – 500) / 500 × 100% = 10%
Es = 10% / 25% = 0,4 → penawaran inelastis

Soal 3 – Penawaran Emas

Harga emas naik 20%, tetapi jumlah yang ditawarkan hanya naik 5%. Tentukan elastisitas penawaran dan jelaskan alasan inelastis.
Pembahasan:
Es = 5% / 20% = 0,25 → inelastis
Alasan: emas sulit diproduksi, membutuhkan waktu dan biaya tinggi.

Soal 4 – Penawaran Barang Eksklusif

Sebuah galeri seni menaikkan harga lukisan dari Rp50 juta menjadi Rp60 juta. Jumlah yang ditawarkan tetap 10 lukisan. Tentukan elastisitas penawaran.
Pembahasan:
% ΔP = (60-50)/50 × 100% = 20%
% ΔQs = (10-10)/10 × 100% = 0%
Es = 0 / 20% = 0 → penawaran sangat inelastis

Soal 5 – Penawaran Tanah

Harga tanah di perkotaan naik dari Rp1 miliar menjadi Rp1,2 miliar. Luas tanah yang tersedia tetap 5.000 m². Tentukan elastisitas penawaran.
Pembahasan:
% ΔP = 20%
% ΔQs = 0% → Es = 0 → penawaran inelastis karena ketersediaan terbatas

baca juga : Contoh Soal Perkalian Cross Vektor 3 Dimensi Beserta Jawabannya

Soal 6 – Penawaran Minyak Sawit

Harga minyak sawit naik dari Rp7.000/liter menjadi Rp7.700/liter, sedangkan produksi meningkat dari 10.000 liter menjadi 10.200 liter. Tentukan jenis penawaran.
Pembahasan:
% ΔP = (7.700-7.000)/7.000 × 100% = 10%
% ΔQs = (10.200-10.000)/10.000 × 100% = 2%
Es = 2% / 10% = 0,2 → penawaran inelastis

Soal 7 – Penawaran Obat Langka

Harga obat langka naik 50%, tetapi jumlah yang ditawarkan hanya naik 5%. Tentukan elastisitas penawaran.
Pembahasan:
Es = 5% / 50% = 0,1 → penawaran inelastis, karena produksi obat terbatas oleh regulasi dan bahan baku

Soal 8 – Penawaran Perhiasan

Harga berlian naik 30%, tetapi jumlah yang ditawarkan naik 3%. Tentukan jenis penawaran.
Pembahasan:
Es = 3% / 30% = 0,1 → penawaran sangat inelastis, karena berlian terbatas

Soal 9 – Penawaran Sayuran Musiman

Harga tomat naik 20%, jumlah yang ditawarkan hanya naik 4%. Tentukan elastisitas penawaran.
Pembahasan:
Es = 4% / 20% = 0,2 → penawaran inelastis karena produksi tergantung musim

Soal 10 – Penawaran Air Minum Dalam Kemasan

Harga air mineral naik 15%, jumlah yang ditawarkan naik 6%. Tentukan elastisitas penawaran.
Pembahasan:
Es = 6% / 15% = 0,4 → penawaran inelastis

Soal Essay Penawaran Inelastis

Soal 1

Jelaskan apa yang dimaksud penawaran inelastis dan berikan contoh barang yang memiliki penawaran inelastis.
Jawaban: Penawaran inelastis adalah penawaran yang jumlahnya kurang responsif terhadap perubahan harga (Es < 1). Contoh: emas, tanah, minyak bumi, obat langka.

Soal 2

Hitung elastisitas penawaran jika harga kopi naik dari Rp20.000/kg menjadi Rp24.000/kg dan jumlah yang ditawarkan naik dari 1.000 kg menjadi 1.100 kg.
Jawaban:
% ΔP = (24.000-20.000)/20.000 × 100% = 20%
% ΔQs = (1.100-1.000)/1.000 × 100% = 10%
Es = 10% / 20% = 0,5 → penawaran inelastis

Soal 3

Sebuah pabrik minyak kelapa menaikkan harga dari Rp8.000/liter menjadi Rp10.000/liter, jumlah produksi hanya bertambah 5%. Tentukan elastisitas penawaran dan jelaskan.
Jawaban:
% ΔP = 25%
% ΔQs = 5% → Es = 0,2 → inelastis, karena pabrik memiliki kapasitas produksi terbatas

Soal 4

Mengapa tanah dan barang langka cenderung memiliki penawaran inelastis?
Jawaban: Karena jumlahnya terbatas, sulit diperbanyak, dan membutuhkan waktu lama untuk menambah penawaran

Soal 5

Jika harga minyak bumi meningkat 10% dan jumlah yang ditawarkan naik 1%, jelaskan bagaimana produsen merespons perubahan harga.
Jawaban: Produsen kurang responsif, karena penawaran terbatas akibat kapasitas produksi dan sumber daya terbatas → penawaran inelastis

Soal 6

Berikan contoh situasi nyata di mana penawaran suatu barang menjadi inelastis dalam jangka pendek dan jelaskan alasannya.
Jawaban: Contoh: panen padi di musim kemarau. Produksi tidak bisa cepat ditambah meskipun harga meningkat, karena tanaman membutuhkan waktu tumbuh → penawaran inelastis.

Soal 7

Hitung elastisitas penawaran jika harga perhiasan naik dari Rp50 juta menjadi Rp60 juta dan jumlah yang ditawarkan naik dari 100 unit menjadi 102 unit.
Jawaban:
% ΔP = 20%
% ΔQs = 2% → Es = 0,1 → penawaran sangat inelastis

Baca Juga : Universitas Teknokrat Indonesia Masuk 10 Besar Kampus Swasta Terbaik Nasional Versi AppliedHE ASEAN 2026

Soal 8

Bagaimana penawaran inelastis mempengaruhi pasar ketika harga naik secara signifikan?
Jawaban: Jumlah barang yang tersedia tetap terbatas, sehingga harga naik tajam karena permintaan melebihi penawaran.

Soal 9

Jika sebuah perusahaan obat hanya mampu meningkatkan produksi 1% ketika harga naik 20%, jelaskan jenis penawarannya dan dampaknya terhadap harga.
Jawaban: Penawaran inelastis → harga cenderung naik tajam karena jumlah obat terbatas

Soal 10

Jelaskan perbedaan antara penawaran elastis dan inelastis dengan contoh nyata.
Jawaban: Penawaran elastis: jumlah barang sangat responsif terhadap perubahan harga, misal pakaian siap pakai → jika harga naik, produsen bisa menambah produksi cepat. Penawaran inelastis: jumlah barang kurang responsif, misal tanah atau emas → meskipun harga naik, jumlah yang ditawarkan sedikit berubah.

Kesimpulan

Penawaran inelastis merupakan konsep penting dalam ekonomi untuk memahami bagaimana produsen merespons perubahan harga. Barang-barang yang sulit diperbanyak atau membutuhkan waktu lama untuk diproduksi cenderung memiliki penawaran inelastis. Latihan soal penawaran inelastis, baik pilihan ganda maupun essay, membantu siswa memahami konsep elastisitas penawaran, menghitung Es, dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penawaran. Dengan menguasai materi ini, siswa dapat lebih mudah menjawab soal ujian, memahami dinamika pasar, dan menerapkan konsep ini dalam kasus ekonomi nyata.

Artikel ini SEO-friendly karena menekankan kata kunci “Contoh Soal Penawaran Inelastis Lengkap dengan Pembahasan dan Jawaban”, menyertakan subjudul H2/H3 yang jelas, pembahasan langkah demi langkah, dan contoh soal dari berbagai tipe, sehingga memudahkan pencarian referensi belajar penawaran inelastis secara menyeluruh.

Penulis : Reyfen Andrian

Post Comment