Dalam ilmu ekonomi, pemahaman tentang konsep penawaran sangat penting untuk menganalisis perilaku produsen dalam merespons perubahan harga. Salah satu konsep kunci dalam penawaran adalah elastisitas penawaran, yang mengukur seberapa sensitif jumlah barang yang ditawarkan terhadap perubahan harga. Penawaran inelastis terjadi ketika perubahan harga relatif besar hanya menghasilkan perubahan jumlah yang ditawarkan relatif kecil. Artikel ini akan membahas secara lengkap contoh soal penawaran inelastis beserta pembahasan dan jawabannya, sehingga memudahkan siswa, mahasiswa, maupun praktisi ekonomi memahami konsep ini secara mendalam.
Pengertian Penawaran Inelastis
Penawaran inelastis adalah kondisi di mana persentase perubahan jumlah barang yang ditawarkan lebih kecil dibandingkan persentase perubahan harga. Dengan kata lain, produsen kurang responsif terhadap perubahan harga.
Secara matematis, elastisitas penawaran (Es) dapat dihitung dengan rumus:
Es = (% ΔQs) / (% ΔP)
di mana:
- ΔQs = perubahan jumlah yang ditawarkan
- ΔP = perubahan harga
Jika Es < 1 → penawaran inelastis
Jika Es = 1 → penawaran unit elastis
Jika Es > 1 → penawaran elastis
Ciri-ciri penawaran inelastis:
- Produsen sulit menambah produksi dalam waktu singkat.
- Biasanya terjadi pada barang dengan kapasitas produksi terbatas, misal minyak bumi, tanah, dan barang langka.
- Harga dapat berubah drastis, tetapi jumlah yang ditawarkan tidak banyak berubah.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penawaran Inelastis
- Kapasitas Produksi Terbatas: Barang yang membutuhkan waktu lama untuk diproduksi cenderung inelastis.
- Keterbatasan Sumber Daya: Jika bahan baku terbatas, penawaran sulit ditingkatkan.
- Barang Langka atau Eksklusif: Barang langka tetap memiliki penawaran terbatas meskipun harga meningkat.
- Waktu Produksi: Semakin pendek jangka waktu, semakin inelastis penawarannya.
Cara Menghitung Penawaran Inelastis
Contoh perhitungan dasar elastisitas penawaran:
Jika harga suatu barang naik 10% tetapi jumlah yang ditawarkan hanya naik 4%, maka Es = 4% / 10% = 0,4 < 1, artinya penawaran inelastis.
Contoh Soal Penawaran Inelastis dan Pembahasan
Soal 1 – Perubahan Harga dan Jumlah Ditawarkan
Harga minyak bumi naik dari Rp500.000 per barel menjadi Rp550.000 per barel, sedangkan jumlah yang ditawarkan hanya meningkat dari 1.000 barel menjadi 1.020 barel. Tentukan elastisitas penawaran dan jelaskan apakah penawaran inelastis.
Pembahasan:
% ΔP = (550.000 – 500.000) / 500.000 × 100% = 10%
% ΔQs = (1.020 – 1.000) / 1.000 × 100% = 2%
Es = 2% / 10% = 0,2 → Es < 1 → penawaran inelastis
Soal 2 – Harga Padi Naik
Harga padi naik dari Rp8.000/kg menjadi Rp10.000/kg, sedangkan jumlah yang ditawarkan meningkat dari 500 ton menjadi 550 ton. Tentukan jenis penawarannya.
Pembahasan:
% ΔP = (10.000 – 8.000) / 8.000 × 100% = 25%
% ΔQs = (550 – 500) / 500 × 100% = 10%
Es = 10% / 25% = 0,4 → penawaran inelastis
Soal 3 – Penawaran Emas
Harga emas naik 20%, tetapi jumlah yang ditawarkan hanya naik 5%. Tentukan elastisitas penawaran dan jelaskan alasan inelastis.
Pembahasan:
Es = 5% / 20% = 0,25 → inelastis
Alasan: emas sulit diproduksi, membutuhkan waktu dan biaya tinggi.
Soal 4 – Penawaran Barang Eksklusif
Sebuah galeri seni menaikkan harga lukisan dari Rp50 juta menjadi Rp60 juta. Jumlah yang ditawarkan tetap 10 lukisan. Tentukan elastisitas penawaran.
Pembahasan:
% ΔP = (60-50)/50 × 100% = 20%
% ΔQs = (10-10)/10 × 100% = 0%
Es = 0 / 20% = 0 → penawaran sangat inelastis
Soal 5 – Penawaran Tanah
Harga tanah di perkotaan naik dari Rp1 miliar menjadi Rp1,2 miliar. Luas tanah yang tersedia tetap 5.000 m². Tentukan elastisitas penawaran.
Pembahasan:
% ΔP = 20%
% ΔQs = 0% → Es = 0 → penawaran inelastis karena ketersediaan terbatas
baca juga : Contoh Soal Perkalian Cross Vektor 3 Dimensi Beserta Jawabannya
Soal 6 – Penawaran Minyak Sawit
Harga minyak sawit naik dari Rp7.000/liter menjadi Rp7.700/liter, sedangkan produksi meningkat dari 10.000 liter menjadi 10.200 liter. Tentukan jenis penawaran.
Pembahasan:
% ΔP = (7.700-7.000)/7.000 × 100% = 10%
% ΔQs = (10.200-10.000)/10.000 × 100% = 2%
Es = 2% / 10% = 0,2 → penawaran inelastis
Soal 7 – Penawaran Obat Langka
Harga obat langka naik 50%, tetapi jumlah yang ditawarkan hanya naik 5%. Tentukan elastisitas penawaran.
Pembahasan:
Es = 5% / 50% = 0,1 → penawaran inelastis, karena produksi obat terbatas oleh regulasi dan bahan baku
Soal 8 – Penawaran Perhiasan
Harga berlian naik 30%, tetapi jumlah yang ditawarkan naik 3%. Tentukan jenis penawaran.
Pembahasan:
Es = 3% / 30% = 0,1 → penawaran sangat inelastis, karena berlian terbatas
Soal 9 – Penawaran Sayuran Musiman
Harga tomat naik 20%, jumlah yang ditawarkan hanya naik 4%. Tentukan elastisitas penawaran.
Pembahasan:
Es = 4% / 20% = 0,2 → penawaran inelastis karena produksi tergantung musim
Soal 10 – Penawaran Air Minum Dalam Kemasan
Harga air mineral naik 15%, jumlah yang ditawarkan naik 6%. Tentukan elastisitas penawaran.
Pembahasan:
Es = 6% / 15% = 0,4 → penawaran inelastis
Soal Essay Penawaran Inelastis
Soal 1
Jelaskan apa yang dimaksud penawaran inelastis dan berikan contoh barang yang memiliki penawaran inelastis.
Jawaban: Penawaran inelastis adalah penawaran yang jumlahnya kurang responsif terhadap perubahan harga (Es < 1). Contoh: emas, tanah, minyak bumi, obat langka.
Soal 2
Hitung elastisitas penawaran jika harga kopi naik dari Rp20.000/kg menjadi Rp24.000/kg dan jumlah yang ditawarkan naik dari 1.000 kg menjadi 1.100 kg.
Jawaban:
% ΔP = (24.000-20.000)/20.000 × 100% = 20%
% ΔQs = (1.100-1.000)/1.000 × 100% = 10%
Es = 10% / 20% = 0,5 → penawaran inelastis
Soal 3
Sebuah pabrik minyak kelapa menaikkan harga dari Rp8.000/liter menjadi Rp10.000/liter, jumlah produksi hanya bertambah 5%. Tentukan elastisitas penawaran dan jelaskan.
Jawaban:
% ΔP = 25%
% ΔQs = 5% → Es = 0,2 → inelastis, karena pabrik memiliki kapasitas produksi terbatas
Soal 4
Mengapa tanah dan barang langka cenderung memiliki penawaran inelastis?
Jawaban: Karena jumlahnya terbatas, sulit diperbanyak, dan membutuhkan waktu lama untuk menambah penawaran
Soal 5
Jika harga minyak bumi meningkat 10% dan jumlah yang ditawarkan naik 1%, jelaskan bagaimana produsen merespons perubahan harga.
Jawaban: Produsen kurang responsif, karena penawaran terbatas akibat kapasitas produksi dan sumber daya terbatas → penawaran inelastis
Soal 6
Berikan contoh situasi nyata di mana penawaran suatu barang menjadi inelastis dalam jangka pendek dan jelaskan alasannya.
Jawaban: Contoh: panen padi di musim kemarau. Produksi tidak bisa cepat ditambah meskipun harga meningkat, karena tanaman membutuhkan waktu tumbuh → penawaran inelastis.
Soal 7
Hitung elastisitas penawaran jika harga perhiasan naik dari Rp50 juta menjadi Rp60 juta dan jumlah yang ditawarkan naik dari 100 unit menjadi 102 unit.
Jawaban:
% ΔP = 20%
% ΔQs = 2% → Es = 0,1 → penawaran sangat inelastis
Baca Juga : Universitas Teknokrat Indonesia Masuk 10 Besar Kampus Swasta Terbaik Nasional Versi AppliedHE ASEAN 2026
Soal 8
Bagaimana penawaran inelastis mempengaruhi pasar ketika harga naik secara signifikan?
Jawaban: Jumlah barang yang tersedia tetap terbatas, sehingga harga naik tajam karena permintaan melebihi penawaran.
Soal 9
Jika sebuah perusahaan obat hanya mampu meningkatkan produksi 1% ketika harga naik 20%, jelaskan jenis penawarannya dan dampaknya terhadap harga.
Jawaban: Penawaran inelastis → harga cenderung naik tajam karena jumlah obat terbatas
Soal 10
Jelaskan perbedaan antara penawaran elastis dan inelastis dengan contoh nyata.
Jawaban: Penawaran elastis: jumlah barang sangat responsif terhadap perubahan harga, misal pakaian siap pakai → jika harga naik, produsen bisa menambah produksi cepat. Penawaran inelastis: jumlah barang kurang responsif, misal tanah atau emas → meskipun harga naik, jumlah yang ditawarkan sedikit berubah.
Kesimpulan
Penawaran inelastis merupakan konsep penting dalam ekonomi untuk memahami bagaimana produsen merespons perubahan harga. Barang-barang yang sulit diperbanyak atau membutuhkan waktu lama untuk diproduksi cenderung memiliki penawaran inelastis. Latihan soal penawaran inelastis, baik pilihan ganda maupun essay, membantu siswa memahami konsep elastisitas penawaran, menghitung Es, dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penawaran. Dengan menguasai materi ini, siswa dapat lebih mudah menjawab soal ujian, memahami dinamika pasar, dan menerapkan konsep ini dalam kasus ekonomi nyata.
Artikel ini SEO-friendly karena menekankan kata kunci “Contoh Soal Penawaran Inelastis Lengkap dengan Pembahasan dan Jawaban”, menyertakan subjudul H2/H3 yang jelas, pembahasan langkah demi langkah, dan contoh soal dari berbagai tipe, sehingga memudahkan pencarian referensi belajar penawaran inelastis secara menyeluruh.
Penulis : Reyfen Andrian
Post Comment