Daftar Isi
- Pendahuluan
- Pengertian Routing Sheet
- Komponen Penting Routing Sheet
- Fungsi Routing Sheet
- Perhitungan Routing Sheet
- Baca juga : Contoh Soal Sampling Acak Berlapis: Panduan Lengkap untuk Siswa dan Mahasiswa
- Contoh Soal Perhitungan Routing Sheet
- Kesalahan Umum dalam Perhitungan Routing Sheet
- Tips Menguasai Perhitungan Routing Sheet
- Manfaat Menguasai Routing Sheet
- Kesimpulan
Pendahuluan
Dalam dunia produksi dan manufaktur, routing sheet menjadi alat penting untuk merencanakan dan mengatur alur proses produksi. Routing sheet digunakan untuk menentukan urutan operasi, mesin yang dipakai, waktu proses, serta operator yang bertanggung jawab. Materi ini sering muncul dalam mata pelajaran produksi, perencanaan kerja, dan manajemen industri di SMK, sehingga memahami perhitungan routing sheet sangat penting bagi siswa.
Artikel ini akan membahas pengertian routing sheet, komponen penting, fungsi, cara perhitungan, serta memberikan contoh soal perhitungan routing sheet beserta pembahasannya.
Pengertian Routing Sheet
Routing sheet adalah lembar kerja yang berisi urutan operasi, mesin yang digunakan, waktu proses, dan operator yang bertanggung jawab untuk memproduksi suatu barang. Dengan adanya routing sheet, proses produksi menjadi lebih sistematis, efisien, dan terkontrol. Routing sheet berfungsi sebagai panduan bagi operator dan supervisor dalam menjalankan proses produksi.
Komponen Penting Routing Sheet
Sebuah routing sheet biasanya memiliki beberapa komponen utama:
- Nama atau kode produk โ untuk mengidentifikasi produk yang akan diproduksi.
- Operasi/Proses โ urutan pekerjaan yang harus dilakukan, misal pemotongan, pembentukan, perakitan.
- Mesin atau workstation โ mesin atau stasiun kerja tempat operasi dilakukan.
- Waktu proses โ waktu standar yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit produk di tiap operasi.
- Operator atau penanggung jawab โ nama atau kode operator yang bertugas.
- Keterangan tambahan โ seperti jumlah batch, bahan, atau alat bantu khusus.
Fungsi Routing Sheet
Routing sheet memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:
- Perencanaan produksi: membantu menentukan alur kerja dan estimasi waktu produksi.
- Kontrol dan pengawasan: memastikan setiap proses sesuai urutan dan standar waktu.
- Perhitungan biaya produksi: dasar untuk menghitung biaya tenaga kerja dan biaya mesin.
- Dokumentasi proses kerja: memudahkan evaluasi dan perbaikan proses produksi.
Perhitungan Routing Sheet
Perhitungan routing sheet biasanya melibatkan beberapa aspek utama:
- Waktu Proses Total (Total Processing Time)
Total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu unit produk adalah jumlah waktu pada setiap operasi: Ttotalโ=i=1โnโtiโ Keterangan:- tiโ = waktu proses pada operasi ke-i
- n = jumlah operasi
- Waktu Mesin (Machine Time)
Waktu mesin adalah waktu yang dibutuhkan mesin untuk memproses sejumlah unit produk: Waktuย Mesin=Waktuย perย unitรJumlahย unit - Biaya Tenaga Kerja (Labor Cost)
Biaya tenaga kerja per unit dihitung dengan: Biayaย Tenagaย Kerja=WaktuรTarifย perย jam - Biaya Total (Total Cost)
Biaya total produksi adalah jumlah biaya tenaga kerja dan biaya mesin (jika ada).
Baca juga : Contoh Soal Sampling Acak Berlapis: Panduan Lengkap untuk Siswa dan Mahasiswa
Contoh Soal Perhitungan Routing Sheet
Contoh Soal 1: Menghitung Waktu Total
Sebuah perusahaan memproduksi komponen logam dengan routing sheet berikut:
| Operasi | Mesin | Waktu Proses (menit) |
|---|---|---|
| 1 | Mesin A | 5 |
| 2 | Mesin B | 8 |
| 3 | Mesin C | 12 |
Tentukan waktu total untuk satu unit produk.
Pembahasan:Ttotalโ=5+8+12=25 menit
Jawaban: Waktu total per unit = 25 menit
Contoh Soal 2: Menghitung Waktu Mesin Total
Jika perusahaan akan memproduksi 100 unit, berapa waktu mesin total untuk setiap mesin?
Pembahasan:
- Mesin A: 5 ร 100 = 500 menit
- Mesin B: 8 ร 100 = 800 menit
- Mesin C: 12 ร 100 = 1200 menit
Jawaban:
- Mesin A: 500 menit
- Mesin B: 800 menit
- Mesin C: 1200 menit
Contoh Soal 3: Menghitung Biaya Tenaga Kerja
Jika tarif tenaga kerja adalah Rp50.000 per jam, berapa biaya tenaga kerja untuk memproduksi 100 unit?
Pembahasan:
- Waktu total per unit = 25 menit = 25/60 jam โ 0,4167 jam
- Waktu total untuk 100 unit = 0,4167 ร 100 โ 41,67 jam
- Biaya tenaga kerja = 41,67 ร 50.000 โ Rp2.083.500
Jawaban: Biaya tenaga kerja total = Rp2.083.500
Contoh Soal 4: Biaya Tenaga Kerja dengan Beberapa Operator
| Operasi | Mesin | Waktu Proses (menit) | Operator |
|---|---|---|---|
| 1 | Mesin A | 6 | A |
| 2 | Mesin B | 9 | B |
| 3 | Mesin C | 15 | C |
Jika setiap operator dibayar Rp60.000 per jam, hitung biaya tenaga kerja total untuk 50 unit.
Pembahasan:
- Waktu proses per unit dalam jam:
- Mesin A: 6 menit = 0,1 jam
- Mesin B: 9 menit = 0,15 jam
- Mesin C: 15 menit = 0,25 jam
- Total waktu per operator untuk 50 unit:
- Operator A: 0,1 ร 50 = 5 jam
- Operator B: 0,15 ร 50 = 7,5 jam
- Operator C: 0,25 ร 50 = 12,5 jam
- Biaya tenaga kerja:
- Operator A: 5 ร 60.000 = 300.000
- Operator B: 7,5 ร 60.000 = 450.000
- Operator C: 12,5 ร 60.000 = 750.000
- Total biaya: 300.000 + 450.000 + 750.000 = 1.500.000
Jawaban: Biaya tenaga kerja total = Rp1.500.000
Kesalahan Umum dalam Perhitungan Routing Sheet
- Salah satuan waktu (menit vs jam)
- Tidak menjumlahkan waktu untuk semua operasi
- Salah menghitung biaya per operator
- Mengabaikan jumlah unit produksi
Dengan latihan rutin, kesalahan ini dapat diminimalkan.
Tips Menguasai Perhitungan Routing Sheet
- Selalu periksa satuan waktu
- Gunakan tabel untuk setiap operasi, mesin, dan operator
- Hitung waktu total per unit sebelum menghitung biaya
- Latihan soal dengan variasi jumlah unit dan tarif
- Kaitkan dengan proses nyata di industri untuk pemahaman praktis
Manfaat Menguasai Routing Sheet
Menguasai routing sheet sangat penting karena:
- Membantu perencanaan produksi efisien
- Mengurangi waktu dan biaya produksi
- Menyusun jadwal kerja operator dan mesin
- Menjadi dasar untuk sistem produksi modern seperti lean manufacturing
Kesimpulan
Routing sheet adalah alat penting untuk mengatur proses produksi, termasuk urutan operasi, waktu proses, dan biaya tenaga kerja. Dengan memahami konsep, komponen, dan perhitungannya, siswa SMK dapat menyelesaikan contoh soal perhitungan routing sheet dengan tepat. Kunci keberhasilan adalah pemahaman konsep dan latihan soal rutin.
Penulis : Reyfen Andrian


Post Comment