×

Kumpulan Contoh Soal SKB Kejaksaan Lengkap dan Pembahasan: Panduan Belajar Terstruktur untuk Persiapan Tes 2025

Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Kejaksaan merupakan tahap penting dalam proses rekrutmen CPNS Kejaksaan RI. SKB bertujuan menguji pengetahuan teknis peserta sesuai jabatan yang dilamar, seperti Jaksa, Pengolah Barang Bukti, Pranata Barang Bukti, analis hukum, dan jabatan lainnya. Karena tingkat persaingan cukup ketat, calon peserta perlu mempersiapkan diri dengan baik menggunakan contoh soal, rangkuman materi, serta latihan yang sistematis.

Artikel ini menyajikan kumpulan contoh soal SKB Kejaksaan lengkap dengan pembahasan yang disusun layaknya materi file PDF. Pembahasan dirancang agar mudah dipahami serta sesuai kisi-kisi seleksi bidang hukum, administrasi, hingga pemahaman peraturan perundang-undangan yang relevan.

Baca juga:Menguasai Ilmu Perusahaan: Posisi Magang Impian Anda!

1. Ruang Lingkup Materi SKB Kejaksaan

Terdapat beberapa materi utama yang sering muncul dalam SKB Kejaksaan, antara lain:

  1. Hukum Pidana
  2. Hukum Acara Pidana (KUHAP)
  3. Undang-Undang Kejaksaan
  4. Tindak Pidana Korupsi
  5. Hukum Perdata dan Perdata Formal
  6. Hukum Administrasi
  7. Tindak Pidana Khusus (TPPU, Narkotika, ITE, dan lainnya)
  8. Kode Etik Jaksa
  9. Manajemen Kepegawaian dan Administrasi

Pemahaman mendalam terhadap area tersebut sangat membantu meningkatkan peluang lulus SKB.

2. Contoh Soal SKB Kejaksaan: Hukum Pidana

Contoh Soal 1

Seseorang mencuri barang dengan memecahkan kaca rumah saat malam hari. Dalam KUHP, tindakan ini termasuk bentuk pencurian yang memberatkan karena?

A. Dilakukan pada siang hari
B. Dilakukan dengan pemberatan seperti masuk rumah secara paksa
C. Dilakukan tanpa niat mengambil barang
D. Dilakukan bersama orang lain

Pembahasan:
Tindakan memecahkan kaca termasuk “cara memaksakan masuk” sehingga dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Jawaban: B

Contoh Soal 2

Asas legalitas dalam hukum pidana berarti bahwa?

A. Hakim bebas menjatuhkan hukuman
B. Tidak ada pidana tanpa kesalahan
C. Tidak ada perbuatan pidana tanpa aturan yang mengaturnya
D. Korban harus menanggung kerugian

Pembahasan:
Asas legalitas tertuang dalam Pasal 1 ayat 1 KUHP, yaitu “tiada pidana tanpa peraturan”.
Jawaban: C

3. Contoh Soal SKB Kejaksaan: Hukum Acara Pidana

Contoh Soal 3

Siapa yang berwenang melakukan penyidikan dalam perkara tindak pidana umum?

A. Jaksa dan Hakim
B. Polisi dan Jaksa
C. Polisi saja
D. Hakim saja

Pembahasan:
Dalam KUHAP, penyidikan tindak pidana umum dilakukan oleh penyidik Kepolisian, namun Jaksa memiliki kewenangan supervisi penyidikan.
Jawaban: B

Contoh Soal 4

Batas waktu penahanan oleh penyidik untuk kasus pidana biasa adalah?

A. 1 hari
B. 10 hari
C. 20 hari dan dapat diperpanjang 40 hari
D. 60 hari

Pembahasan:
KUHAP mengatur penahanan penyidik 20 hari dan diperpanjang 40 hari oleh Penuntut Umum.
Jawaban: C

4. Contoh Soal SKB Kejaksaan: Undang-Undang Kejaksaan

Contoh Soal 5

Dalam Undang-Undang Kejaksaan, tugas utama Jaksa dalam proses peradilan pidana adalah?

A. Memutus perkara
B. Melakukan pengawasan gedung pengadilan
C. Melaksanakan penuntutan
D. Menjaga keamanan selama persidangan

Pembahasan:
Jaksa berwenang dalam penuntutan (fungsi dominus litis).
Jawaban: C

Contoh Soal 6

Yang termasuk kewenangan Kejaksaan di bidang ketertiban dan ketentraman umum adalah?

A. Melakukan penyidikan kasus korupsi
B. Penyuluhan hukum dan pelayanan hukum
C. Menangkap pelaku kriminal
D. Menetapkan tersangka

Pembahasan:
UU Kejaksaan menyebutkan penyuluhan hukum dan pelayanan hukum sebagai bagian tugas ketertiban umum.
Jawaban: B

5. Contoh Soal SKB Kejaksaan: Tindak Pidana Korupsi

Contoh Soal 7

Gratifikasi dianggap sebagai suap apabila?

A. Dilaporkan kepada KPK
B. Tidak ada pemberi
C. Diterima pegawai negeri dan tidak dilaporkan dalam 30 hari
D. Nominalnya di bawah Rp1.000.000

Pembahasan:
Gratifikasi termasuk suap apabila tidak dilaporkan dalam 30 hari kerja.
Jawaban: C

Contoh Soal 8

Tindak pidana korupsi diatur dalam Undang-Undang nomor?

A. UU No. 11 Tahun 2008
B. UU No. 31 Tahun 1999 jo 20 Tahun 2001
C. UU No. 1 Tahun 1946
D. UU No. 8 Tahun 1981

Pembahasan:
UU Tipikor adalah UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001.
Jawaban: B

6. Contoh Soal SKB Kejaksaan: Hukum Perdata

Contoh Soal 9

Perjanjian dianggap sah apabila?

A. Ditandatangani saksi
B. Ada kesepakatan, kecakapan, objek tertentu, dan causa halal
C. Ditandatangani notaris
D. Dilakukan secara lisan

Pembahasan:
Syarat sah perjanjian sesuai Pasal 1320 KUHPerdata.
Jawaban: B

Contoh Soal 10

Gugatan perdata diajukan oleh pihak yang merasa dirugikan ke?

A. Pengadilan Negeri
B. Pengadilan Tinggi
C. Mahkamah Agung
D. Kejaksaan Agung

Pembahasan:
Pengadilan Negeri menjadi pengadilan tingkat pertama.
Jawaban: A

7. Contoh Soal SKB Kejaksaan: Administrasi Negara

Contoh Soal 11

Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN) harus memenuhi unsur?

A. Dibuat polisi
B. Bersifat konkret, individual, dan final
C. Bersifat umum
D. Dikeluarkan oleh hakim

Pembahasan:
KTUN harus konkret, individual, dan final.
Jawaban: B

Contoh Soal 12

Perbuatan melawan hukum oleh badan atau pejabat pemerintahan disebut?

A. Tindak pidana
B. Maladministrasi
C. Perbuatan melawan hukum administrasi (onrechtmatige overheidsdaad)
D. Penyelundupan hukum

Pembahasan:
Istilah tersebut tepat berada pada opsi C.
Jawaban: C

8. Contoh Soal SKB Kejaksaan: Tindak Pidana Khusus

Contoh Soal 13

Dalam perkara TPPU, aset hasil kejahatan dapat?

A. Langsung dibagikan ke masyarakat
B. Dirampas untuk negara
C. Disita tanpa putusan pengadilan
D. Diabaikan

Pembahasan:
Aset TPPU dapat dirampas untuk negara setelah putusan.
Jawaban: B

Contoh Soal 14

Pelanggaran Pasal 27 UU ITE termasuk tindak pidana?

A. Korupsi
B. Cybercrime
C. Narkotika
D. Pemilu

Pembahasan:
Pasal 27 UU ITE mengatur penghinaan, pencemaran nama baik, dan pornografi melalui media elektronik.
Jawaban: B

Baca juga:Ketua Aptisi M Budi Djatmiko Paparkan Kunci Bangun Peradaban, Nasrullah Yusuf Moderator

9. Tips Menguasai Materi SKB Kejaksaan

1. Pelajari Undang-Undang secara langsung

Bacalah pasal-pasal penting dari KUHP, KUHAP, UU Kejaksaan, UU Tipikor, dan UU TPPU.

2. Biasakan membaca soal panjang

Tes SKB biasanya memuat soal naratif dan analitis.

3. Latihan dengan simulasi SKB

Gunakan kumpulan soal PDF untuk melatih kecepatan dan ketelitian.

4. Pahami konsep, bukan hafalan

Misalnya: asas hukum, teori penyidikan, prosedur penuntutan.

5. Gunakan teknik eliminasi jawaban

Seringkali dua opsi dapat dikesampingkan karena tidak sesuai peraturan.

Kesimpulan

Persiapan menghadapi SKB Kejaksaan membutuhkan pemahaman mendalam tentang berbagai bidang hukum dan administrasi. Contoh soal dalam artikel ini dirancang agar membantu peserta memahami tipe soal yang sering muncul dan cara menganalisisnya dengan cepat. Dengan berlatih secara konsisten, memahami pasal-pasal utama, dan membangun kemampuan membaca analitis, peluang untuk meraih nilai tinggi dalam SKB Kejaksaan akan semakin besar.

Penulis: Maharani Noeralifa

Post Comment