Menguasai Seni Mengubah Ucapan: Panduan dan Contoh Soal Kalimat Tidak Langsung

Kalimat Tidak Langsung (KTL), atau Reported Speech, adalah salah satu topik tata bahasa yang paling fundamental dan sering diuji, baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris. KTL berfungsi untuk melaporkan kembali ujaran atau perkataan seseorang tanpa mengulang kata-kata aslinya secara harfiah. Menguasai cara mengubah kalimat langsung (KL) menjadi KTL tidak hanya penting untuk ujian, tetapi juga krusial dalam komunikasi sehari-hari, terutama dalam penulisan laporan dan berita.

Artikel ini akan mengulas tuntas konsep, perubahan unsur, dan menyajikan berbagai contoh soal KTL, baik dalam konteks bahasa Indonesia maupun panduan ringkas perubahannya dalam bahasa Inggris, untuk membantu Anda menguasai seni pelaporan ucapan ini.

baca juga:Karier AI Etis: Pintu Emas Masa Depan Anda Terbuka!

I. Konsep Dasar Kalimat Langsung (KL) dan Kalimat Tidak Langsung (KTL)

Kalimat terbagi menjadi dua jenis utama berdasarkan cara penyampaiannya:

1. Kalimat Langsung (KL)

KL adalah kalimat yang secara langsung mengutip ucapan seseorang apa adanya. Ciri utamanya adalah penggunaan tanda petik dua (“…”) dan keterangan yang menyertai, seperti: “kata”, “ujar”, atau “tanya”.

🔖 Baca juga:
Contoh Soal Penagihan Pajak Paling Lengkap untuk Meningkatkan Pemahaman Perpajakan
  • Contoh: Ibu berkata, “Tolong belikan saya gula di warung.”

2. Kalimat Tidak Langsung (KTL)

KTL adalah kalimat yang melaporkan kembali isi ucapan seseorang tanpa menggunakan tanda petik. KTL selalu menggunakan kata penghubung (konjungsi) seperti bahwa, supaya, atau untuk (dalam bahasa Indonesia), dan sering disertai perubahan pada kata ganti orang dan keterangan waktu/tempat.

  • Contoh: Ibu meminta agar saya membelikan beliau gula di warung.

II. Perubahan Wajib dalam Konversi Kalimat (Bahasa Indonesia)

Ketika mengubah KL menjadi KTL dalam bahasa Indonesia, ada tiga unsur utama yang harus disesuaikan:

1. Perubahan Tanda Baca dan Konjungsi

UnsurKalimat Langsung (KL)Kalimat Tidak Langsung (KTL)
Tanda BacaMenggunakan tanda petik (“…”)Tidak menggunakan tanda petik.
PengantarVerba pengantar (kata) diikuti tanda koma (,)Verba pengantar (mengatakan) diikuti konjungsi.
Konjungsi(Tidak Ada)Bahwa, agar, untuk, supaya, tentang, dsb.

2. Penyesuaian Kata Ganti Orang (Pronomina)

Perubahan ini adalah yang paling penting dan sering menjadi jebakan. Kata ganti orang pertama (saya) dalam KL akan berubah menjadi orang ketiga (dia/ia) atau orang kedua (kamu) dalam KTL, tergantung konteks subjek yang melaporkan.

Pronomina dalam KL (Dalam Tanda Petik)Pronomina dalam KTL (Dilaporkan oleh Orang Lain)
Orang Pertama (Saya/Kami)Orang Ketiga (Dia/Mereka)
Orang Kedua (Kamu/Kalian)Orang Pertama (Saya/Kami)
Orang Ketiga (Dia/Mereka)Tetap Orang Ketiga (Dia/Mereka)

3. Penyesuaian Keterangan Waktu dan Tempat

Keterangan waktu/tempat yang bersifat dekat (misalnya, di sini) akan diubah menjadi keterangan yang bersifat jauh (misalnya, di sana) karena pelaporan dilakukan pada waktu dan tempat yang berbeda.

Keterangan dalam KLKeterangan dalam KTL
KemarinSehari sebelumnya
BesokKeesokan harinya
IniItu
SekarangSaat itu/Waktu itu

III. Contoh Soal Kalimat Tidak Langsung (Bahasa Indonesia)

Latihan berikut menguji kemampuan Anda dalam mengaplikasikan tiga perubahan di atas secara serentak.

Soal 1: Kalimat Berita (Pernyataan)

KL: Jono berkata, “Saya sudah menyelesaikan tugas ini kemarin sore.”

Pilihan Jawaban:

A. Jono berkata bahwa saya sudah menyelesaikan tugas ini kemarin sore.

B. Jono mengatakan bahwa dia sudah menyelesaikan tugas itu sehari sebelumnya.

C. Jono mengatakan bahwa dia akan menyelesaikan tugas itu besok sore.

D. Jono berkata bahwa ia sudah menyelesaikan tugas ini sehari sebelumnya.

Jawaban: B

Pembahasan:

  1. Pronomina: “Saya” (KL) $\rightarrow$ “Dia” (KTL).
  2. Keterangan Waktu: “Kemarin sore” (KL) $\rightarrow$ “Sehari sebelumnya” (KTL).
  3. Keterangan Penunjuk: “Tugas ini” (KL) $\rightarrow$ “Tugas itu” (KTL).

Soal 2: Kalimat Perintah (Imperatif)

KL: Guru meminta, “Jangan ribut saat Bapak sedang menjelaskan pelajaran!”

Pilihan Jawaban:

A. Guru meminta jangan ribut saat Bapak sedang menjelaskan pelajaran.

B. Guru memerintahkan bahwa tidak boleh ribut saat dia sedang menjelaskan pelajaran.

C. Guru melarang kami untuk ribut saat beliau sedang menjelaskan pelajaran.

D. Guru meminta agar kami jangan ribut saat Bapak sedang menjelaskan pelajaran.

Jawaban: C

Pembahasan: Kalimat perintah negatif (“Jangan ribut”) diubah menggunakan konjungsi pelarangan/permintaan: “melarang/meminta… untuk…” Pronomina “Bapak” (orang ketiga hormat) diubah menjadi “beliau” atau “dia” yang sesuai konteks formal.

Soal 3: Kalimat Tanya (Interogatif)

KL: Rita bertanya kepada Andi, “Apakah kamu sudah makan siang di kantin?”

Pilihan Jawaban:

A. Rita bertanya kepada Andi apakah ia sudah makan siang di kantin.

B. Rita bertanya kepada Andi bahwa ia sudah makan siang di kantin.

C. Rita bertanya kepada Andi apakah saya sudah makan siang di kantin.

D. Rita bertanya, “Apakah kamu sudah makan siang di kantin?”

Jawaban: A

Pembahasan: Kalimat tanya diubah menggunakan konjungsi apakah/apakah atau tentang (jika pertanyaan berupa pilihan), dan tanda tanya (?) dihilangkan. Pronomina “kamu” (KL) โ†’ “ia/dia” (KTL).


IV. Contoh Soal Reported Speech (Bahasa Inggris)

Dalam Bahasa Inggris (Reported Speech), perubahan paling signifikan adalah penyesuaian Tense (Backshift of Tense).

Ringkasan Backshift of Tense

Tense dalam KL (Direct Speech)Tense dalam KTL (Reported Speech)
Simple PresentSimple Past
Present ContinuousPast Continuous
Simple PastPast Perfect
WillWould
CanCould

Soal 4: Perubahan Tense dan Keterangan Waktu

KL (Direct Speech): Sarah said, “I am going to Jakarta tomorrow.”

Pilihan Jawaban:

A. Sarah said that I was going to Jakarta tomorrow.

B. Sarah said that she was going to Jakarta the next day.

C. Sarah said that she is going to Jakarta tomorrow.

D. Sarah said that she went to Jakarta the next day.

Jawaban: B

Pembahasan:

  1. Pronomina: “I” $\rightarrow$ “She”.
  2. Tense: “am going” (Present Continuous) $\rightarrow$ “was going” (Past Continuous).
  3. Keterangan Waktu: “tomorrow” $\rightarrow$ “the next day”.

Soal 5: Kalimat Perintah (Reported Command)

KL (Direct Speech): The doctor said to him, “Stop smoking immediately.”

Pilihan Jawaban:

A. The doctor ordered him that he stops smoking immediately.

B. The doctor told him to stop smoking immediately.

C. The doctor asked him if he stopped smoking immediately.

D. The doctor told him that he must stop smoking immediately.

Jawaban: B

Pembahasan: Kalimat perintah (positif) dalam Reported Speech menggunakan struktur: Verba Pelapor + Objek + to + Verb Dasar (Infinitive). (The doctor told him to stop…).

baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Siap Kontribusi Konkret Kembangkan AI untuk Pembangunan Lampung

V. Kunci Sukses Menguasai KTL: Fokus pada Tiga Unsur

Menguasai konversi ke KTL, baik dalam bahasa Indonesia maupun Inggris, berpusat pada konsistensi penyesuaian tiga unsur utama:

  1. Verba dan Konjungsi: Memilih kata kerja pelapor yang tepat (mengatakan, meminta, melarang, bertanya) dan konjungsi yang sesuai (bahwa, untuk, apakah).
  2. Pronomina: Selalu meninjau kembali siapa yang berbicara dan kepada siapa laporan itu ditujukan agar kata ganti orang tepat (saya menjadi dia, kamu menjadi saya).
  3. Keterangan Waktu/Tempat: Menggeser acuan waktu dan tempat agar sesuai dengan konteks pelaporan yang sudah terjadi (sekarang menjadi saat itu).

Dengan latihan yang terstruktur dan fokus pada perubahan-perubahan ini, Anda akan mampu melaporkan kembali ucapan secara akurat dan efektif, menghindari kesalahan umum yang sering terjadi dalam ujian dan komunikasi formal.

penulis: Wilda Juliansyah

Post Comment