Setahun setelah Judy Hopps dan Nick Wilde resmi menjadi rekan kerja di Departemen Kepolisian Zootopia (ZPD), kepribadian mereka yang bertentangan mulai menimbulkan masalah di lapangan. Cara kerja Judy yang sangat idealis sering berbenturan dengan sikap santai dan cuek Nick, hingga Kepala Polisi Bogo mengancam akan memisahkan mereka jika tak mampu menyelesaikan konflik tersebut, dan memaksa mereka menghadiri sesi terapi kemitraan. Saat melakukan penggerebekan terhadap sindikat penyelundupan, Judy menemukan potongan kulit ular yang terkelupas. Judy mulai percaya mungkin ada ular yang berkeliaran di Zootopia. Petunjuk lebih lanjut menunjukkan bahwa ular itu mungkin berada di Gala Zootenial, pesta besar perayaan ulang tahun keseratus berdirinya kota, yang diselenggarakan oleh keluarga kucing kutub Lynxley yang merupakan keturunan pendiri Zootopia, Ebenezer Lynxley.
Di Gala tersebut, Judy berteman dengan Pawbert, putra bungsu keluarga Lynxley yang dianggap “tidak layak“ oleh keluarganya sendiri. Sementara itu, Nick memperhatikan sosok berjubah misterius yang ternyata adalah ular berbisa bernama Gary De'Snake. Kekacauan pun pecah ketika Gary menculik Milton, kepala keluarga Lynxley, dan memaksanya untuk mendapatkan buku jurnal tua berisi penciptaan dinding cuaca-teknologi yang mengendalikan zona iklim Zootopia. Judy berhasil menyudutkan Gary, tetapi ular itu meyakinkannya bahwa bangsa ular bukanlah hewan jahat dan bahwa jurnal tersebut berisi bukti yang dibutuhkannya untuk membantu keluarganya. Demi menjaga reputasi keluarga Lynxley, Milton menuduh Judy dan Nick bersekongkol dengan Gary dan meminta agar mereka ditangkap. Situasi makin memburuk ketika Gary secara tidak sengaja menggigit Bogo. Nick dan Judy melarikan diri dengan jurnal tersebut sementara seorang pengendara motor tak dikenal membawa kabur Gary.
Berstatus sebagai buronan, Judy dan Nick diselamatkan oleh bos kriminal Mr. Big dan putrinya, Fru Fru. Meski ditawari untuk bersembunyi di lokasi yang telah dipersiapkan, Judy dan Nick memilih untuk terus menyelidiki, sehingga diarahkan untuk bertemu Nibbles Maplestick, seekor biwara penggemar teori konspirasi yang ahli soal reptil. Nibbles membawa mereka ke Marsh Market, sebuah wilayah terpencil di Zootopia yang merupakan tempat di mana komunitas reptil bersembunyi. Di sana, mereka berkonsultasi dengan seekor basilisk bernama Jesús, yang menjelaskan bahwa distrik tempat tinggal reptil yang sebenarnya telah dikubur saat pembangunan Tundratown, kawasan Artik dari Zootopia.
Gary kembali merebut jurnal dan melarikan diri melalui terowongan air, diikuti Judy dan Nick. Setelah keluar dari terowongan, Judy dan Nick mendaki gunung menuju sebuah pondok tua yang terbengkalai. Di sana, Judy menemukan bukti bahwa reptil pernah hidup berdampingan dengan hewan lain secara damai di Zootopia. Ketegangan di antara Judy dan Nick memuncak ketika Nick mengatakan bahwa merisikokan nyawa demi menyelesaikan misi tidaklah sepadan. Judy diselamatkan oleh Gary dan sang pengendara motor, yang ternyata adalah Pawbert, sementara Nick ditangkap oleh Polisi ZPD. Mereka kemudian menemukan kebenaran besar di mana nenek buyut Gary, Agnes, adalah penulis jurnal tersebut dan pendiri Zootopia yang sebenarnya. Pada masa lalu, Ebenezer mengganti halaman paten dari jurnal dengan halaman buatannya sendiri, serta menjebak Agnes atas pembunuhan pembantu kura-kuranya. Sejak saat itu, ular dicap berbahaya dan seluruh reptil diusir dari Zootopia. Dengan bantuan Nibbles, Nick melarikan diri dari penjara bersama dengan para kriminal lain dan berhasil menemukan Judy di lokasi dinding cuaca. Di sana, Judy, Gary, dan Pawbert mengaktifkan mercusuar tua untuk menemukan distrik reptil yang terkubur, lokasi di mana rumah Agnes berada sekaligus lokasi di mana paten asli dari jurnal berada. Namun, Pawbert mengkhianati Judy dan Gary, mengungkapkan niatnya menghancurkan paten tersebut demi mendapatkan pengakuan keluarganya yang selama ini meremehkannya. Ia menyuntik Judy dengan racun ular, melemparkan Gary ke salju, dan mencuri pena berisi penawar racun yang dapat menyembuhkan Judy.
Nick tiba tepat waktu dan bertarung melawan Pawbert di atas dinding cuaca. Nick berhasil merebut pena itu dan melemparkannya ke Gary, yang kemudian menggunakan penawar tersebut untuk memulihkan Judy. Nick dan Pawbert jatuh dari dinding yang runtuh, tetapi Judy dan Gary berhasil menyelamatkan Nick tepat pada waktunya. Dalam momen itu, Judy dan Nick memperbaiki persahabatan mereka dengan akhirnya saling terbuka tentang ketakutan dan keraguan masing-masing. Pawbert yang selamat lebih dulu kembali ke rumah keluarga Lynxley dan mengungkapkan rencananya, tetapi Judy dan kawan-kawannya menyusul dan, dengan bantuan Wali Kota Brian Winddancer, berhasil mengalahkan keluarga Lynxley. Di rumah Agnes, mereka menemukan paten asli dari jurnal. Upaya terakhir Pawbert untuk menghancurkan paten tersebut gagal ketika polisi ZPD datang dan melumpuhkannya.
Kejahatan keluarga Lynxley akhirnya terbongkar dan mereka ditangkap. Judy dan Nick dibebaskan dari semua tuduhan. Bogo pulih dari racun, dan para reptil kembali diterima sebagai warga Zootopia. Gary pun dapat berkumpul kembali dengan keluarganya, sementara Agnes akhirnya diakui sebagai pendiri sejati kota itu. Nick kemudian memberikan Judy pena perekam yang telah diperbaiki sebelum mereka kembali bertugas menangkap para kriminal yang kabur.
Dalam adegan pasca-kredit, Judy memutar rekaman lama berisi pengakuan Nick bahwa ia mencintainya—sebelum tetangganya tiba-tiba mengganggu. Setelah Judy pergi, sehelai bulu perlahan jatuh dan mendarat di ambang jendelanya.
Pengisi suara
Ginnifer Goodwin sebagai Judy Hopps,[5] seekor kelinci muda yang idealis dan merupakan polisi kelinci pertama di Departemen Kepolisian Zootopia (ZPD)
Jason Bateman sebagai Nick Wilde,[6] seekor rubah merah yang licik dan mantan penipu yang kemudian bergabung dengan Departemen Kepolisian Zootopia sebagai polisi rubah pertama mereka
Patrick Warburton sebagai Brian Winddancer,[11] seekor kuda jantan yang merupakan mantan aktor pahlawan laga dan Walikota Zootopia saat ini yang secara resmi menggantikan Leodore Lionheart.
Tiny Lister sebagai Finnick, seekor rubah fennec dan mantan rekan kejahatan Nick yang menyamar sebagai kelinci bayi. Lister, yang meninggal pada tahun 2020, kembali memerankan peran tersebut secara anumerta melalui rekaman yang tidak terpakai dari film pertama.[20]
Jenny Slate sebagai Dawn Bellwether, seorang dalang kriminal domba dan mantan Asisten Walikota (dan sempat menjadi walikota) Zootopia yang dipermalukan[6]
Josh Dallas sebagai seekor babi tak bernama yang mobilnya diambil oleh Judy dan Nick untuk mengejar Snootley[19]
Tommy Chong sebagai Yax, seekor yak santai yang memiliki klub naturis Mystic Springs Oasis di Sahara Square
Auli'i Cravalho sebagai pengisi suara dari sebuah pena anti-bisa dari tas kantong Gary yang dia gunakan untuk menyembuhkan Judy[15]
Blake Slatkin sebagai Baalake Lambkin, seekor domba pengunjung di sebuah tempat pangkas rambut[19]
Ed Sheeran sebagai Ed Shearin, seekor domba pengunjung di sebuah tempat pangkas rambut yang perubahan penampilannya terpengaruh oleh pengejaran Judy dan Nick terhadap Snootley
Dwayne Johnson sebagai Zeke, seekor dik-dik dari parade yang secara tidak sengaja terjebak di dalam tuba[15]
Produksi
Ginnifer Goodwin dan Jason Bateman kembali memerankan peran mereka masing-masing sebagai Judy dan Nick, sementara Ke Huy Quan bergabung dengan para pemain sebagai Gary.
Pada Juni 2016, sutradara Byron Howard dan Rich Moore mulai membicarakan kemungkinan dibuatnya sekuel Zootopia.[24][25] Pada 8 Februari 2023, dalam panggilan laporan pendapatan kuartal pertama, CEO Disney, Bob Iger mengonfirmasi bahwa sekuel tersebut sedang dalam tahap pengembangan aktif.[26] Pada hari yang sama, penulis naskah Jared Bush juga memastikan bahwa ia sedang mengerjakan film tersebut.[27]Ginnifer Goodwin, pengisi suara Judy Hopps, menyampaikan kepada CinemaBlend bahwa ia ingin melihat adanya pertukaran peran antara Judy dan Nick dalam sekuel. Ia berkata, “Saya ingin melihat Nick yang harus meyakinkan Judy bahwa dunia layak diperjuangkan.” Jason Bateman, pengisi suara Nick Wilde, juga mengungkapkan idenya kepada CinemaBlend: “Kami berdua [Nick dan Judy], menendang para penjahat di luar sana. Membersihkan jalanan. Kami adalah pasangan polisi baru. Jadi, hati-hati para penjahat.”[28]
Pada 7 Februari 2024, Bob Iger mengumumkan tanggal rilis film sekaligus memastikan judul resmi Zootopia 2.[29] Pada 15 April, Ginnifer Goodwin mengonfirmasi melalui akun Instagram-nya bahwa ia telah mulai merekam dialog untuk karakter Judy, menandakan bahwa film tersebut telah memasuki tahap produksi.[5] Dalam ajang D23 Expo pada 9 Agustus, diumumkan bahwa Zootopia 2 akan menampilkan karakter reptil, dengan Ke Huy Quan berperan sebagai Gary, seekor ular yang dikejar Nick dan Judy.[7] Cuplikan yang ditayangkan memperlihatkan adegan Nick dan Judy mencari Gary di Marsh Market.[30] Sehari kemudian, Jared Bush mengungkapkan melalui akun Twitter bahwa Fortune Feimster bergabung sebagai pengisi suara seekor biwara bernama Nibbles.[31] Pada bulan yang sama, Bush diumumkan sebagai penulis sekaligus sutradara tunggal sekuel ini, dengan Yvett Merino sebagai produser.[32] Pada 19 September, Jared Bush diangkat menjadi chief creative officer Walt Disney Animation Studios setelah Jennifer Lee mengundurkan diri untuk menyutradarai Frozen 3. Sehari kemudian, Bush mengonfirmasi bahwa Byron Howard, pencipta sekaligus sutradara asli Zootopia, kembali sebagai co-director Zootopia 2.[33] Pada 3 April, dalam ajang CinemaCon, ditampilkan cuplikan baru yang memperkenalkan Quinta Brunson sebagai pengisi suara karakter baru bernama Dr. Fuzzby.[12] Pada Festival Film Animasi Internasional Annecy 2025, diumumkan bahwa Jean Reno akan bergabung dalam jajaran pemeran, sementara Maurice LaMarche kembali mengisi suara karakter Mr. Big.[18]
Pada Agustus 2025 diumumkan bahwa Macaulay Culkin, Brenda Song, Patrick Warburton, and Wilmer Valderrama akan bergabung dalam jajaran pemeran.[34] Pada September 2025, Andy Samberg, David Strathairn, dan Danny Trejo juga diumumkan sebagai bagian dari pemeran.[8][13] Pada bulan yang sama, terungkap bahwa rekaman suara Tommy Lister Jr. yang tidak digunakan dalam film pertama akan dimanfaatkan untuk karakter Finnick dalam sekuel ini. Lister meninggal pada 2020, sehingga Disney meminta izin kepada keluarga Lister untuk menggunakan rekaman tersebut.[35] Film ini kemudian didedikasikan untuk mengenang Lister sebagaimana tercantum dalam kredit.[36] Awalnya, adegan referensi penjara dari Silence of the Lambs berdurasi empat menit dan diambil langsung dari film tersebut, tetapi kemudian dipangkas karena dianggap terlalu sulit dipahami oleh anak-anak serta memperlambat alur cerita.[37]
Setelah film dirilis, Jared Bush mengakui bahwa pada awal 2025 penyesuaian cerita masih terus dilakukan, dengan beberapa elemen baru yang belum ditambahkan ke versi akhir. Hal ini mencakup latar pondok bulan madu serta adegan patahnya pena wortel.[38]
Musik
Pada 8 November 2024, dalam acara D23 Brazil, Shakira secara terbuka mengumumkan bahwa ia kembali mengisi suara karakter Gazelle untuk sekuel film tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa sedang menulis lagu baru bersama Ed Sheeran, untuk film itu, serta menyebutkan bahwa Gazelle akan tampil dengan kostum baru.[10][39] Pada September 2025, diumumkan bahwa judul lagu Shakira untuk film tersebut, yang ditulis bersama Ed Sheeran dan Blake Slatkin, adalah "Zoo". Lagu ini ditampilkan dalam cuplikan resmi Zootopia 2 yang dirilis pada 29 September 2025, dan kemudian diluncurkan sebagai singel pada 10 Oktober 2025.[40]
Masa depan
Pembicaraan mengenai kemungkinan film Zootopia ketiga sudah dimulai sebelum Zootopia 2 dirilis di bioskop, dengan para sutradara maupun aktor secara terbuka membahas berbagai kemungkinan. Pada 21 Desember 2025, sutradara Byron Howard dan Jared Bush mengonfirmasi bahwa Bush telah mulai membuat sketsa awal untuk film ketiga.[41]