Wishnu Wardhana (lahir 18 Oktober 1970) adalah seorang pengusaha asal Indonesia[1][2][3]. Ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Teladan Resources dan PT Teladan Prima Agro Tbk. Ia juga terlibat dalam proses pengembangan PT Indika Energy Tbk dan merupakan salah satu pendiri Mahaka Group.
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Wishnu Wardhana lahir di Samarinda, dan merupakan putra dari pasangan dari H. Ibrahim Noor (Alm) dan Hj. Siti Maryam yang berasal dari Kalimantan Timur[4]. Ia meraih gelar Bachelor of Arts di bidang Ekonomi dari Pepperdine University, Amerika Serikat pada tahun 1993. Di masa perkuliahannya, Wishnu bertemu dengan Widiyanti Putri dan menikah pada tahun 1996.
Karier Bisnis
Wishnu Wardhana memulai kiprahnya di dunia bisnis pada tahun 1994 ketika ia mendirikan kelompok usaha Mahaka Group, dimulai dari pengembangan proyek dengan PT Freeport Indonesia di Papua di sektor industri.[5]
Pada tahun 2002, ia membangun dan mengembangkan PT Teladan Resources[6], sebuah perusahaan induk investasi yang aktif berinvestasi di bidang agrikultur; energi, industri, properti, dan media. Portofolio investasi PT Teladan Resources diantaranya adalah:
PT Mahaka Industri Perdana
PT Teladan Prima Agro Tbk
PT Indika Energy Tbk
PT Net Visi Media Tbk
Pada tahun 2003, PT Teladan Resources memperluas investasinya ke sektor properti melalui pembangunan kompleks apartemen The Capital Residence di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta.[7]
Setahun kemudian, Wishnu mulai berinvestasi di bidang agrikultur dan energi terbarukan melalui PT Teladan Prima Agro Tbk, yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2022.[8]
Sejak 2004, Wishnu terlibat dalam pengembangan PT Indika Energy Tbk[9]. Selama masa tersebut, ia pernah memegang beberapa posisi manajemen yang terkait dengan pengelolaan bisnis dan struktur keuangan perusahaan. Wishnu berperan aktif dalam transformasi bisnis dan restrukturisasi keuangan perusahaan melalui pemanfaatan pasar modal dan penguatan struktur permodalan.
Wishnu saat ini menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama, namun perjalanan kariernya di Indika Energy menempatkan ia di berbagai posisi strategis lainnya diantaranya Direktur, Direktur Utama, Komisaris Utama di Indika Energy, serta posisi strategis lainnya di anak-anak perusahaan Indika[10].
Organisasi
Wishnu aktif dalam organisasi bisnis HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) dan KADIN [11](Kamar Dagang dan Industri Indonesia). Kiprahnya di KADIN meliputi:
Menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN Indonesia sejak 2024.
Wali Amanat Dewan Penasihat KADIN (2015–2021).
Wakil Direktur Departemen Energi dan Migas.
Wakil Ketua Umum Bidang Lembaga Keuangan Nonbank, Asuransi, dan Pasar Modal.
Ketua Komite Tetap Bidang Pedanaan dan Fasilitas (2004–2009).
Sekretaris Jenderal KADIN Indonesia Komite Amerika Serikat.
Kiprah Internasional
Sejak 2009, Wishnu Wardhana tercatat sebagai peserta dalam APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia dan APEC CEO Summit. Kemudian, pada tahun 2012, ia ditunjuk sebagai Ketua ABAC Indonesia, melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia No.79M Tahun 2012. Pada tahun 2013, saat Indonesia menjadi tuan rumah dari Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) yang dilaksanakan di Bali, Wishnu ditunjuk sebagai Ketua APEC CEO Summit 2013.
Dalam pidato pembuka tersebut, ia menyampaikan pandangan mengenai pembangunan infrastruktur, investasi, dan inklusi keuangan di kawasan Asia-Pasifik. Wishnu memimpin ABAC Indonesia selama 6 tahun. Ia merupakan penerus dari John A. Prasetio, dan pada 2018 kepemimpinan ABAC Indonesia diteruskan kepada Anindya Bakrie. Wishnu Wardhana juga tercatat sebagai peserta dan pembicara pada beberapa forum internasional.
Ia tercantum di profil World Economic Forum dan tampil pada sesi Pumping Asia’s Infrastructure Pipeline dalam World Economic Forum on East Asia yang berlangsung di Jakarta pada 21 April 2015. Selain itu, ia menjabat sebagai Ketua APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia dan Ketua APEC CEO Summit 2013.
Penghargaan
Dianugerahi Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya pada 6 Agustus 2014, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 53/TK/Tahun 2014, sehubungan dengan penugasannya sebagai Ketua ABAC Indonesia.
Menerima penghargaan dari APEC Voices of the Future 2013 atas perannya dalam penyelenggaraan kegiatan APEC di Bali.