Vertep umumnya berupa kotak kayu dengan satu atau dua tingkat. Lantainya memiliki celah-celah yang digunakan dalang untuk mengendalikan boneka kayu. Lantai atas dari kotak bertingkat dua itu digunakan untuk adegan kelahiran Yesus, sementara lantai bawah untuk selingan dan drama misteri lainnya (paling sering menampilkan kisah Herodes dan Rachel) serta drama sekuler, yang sering kali berkarakter komedi.
Setelah Revolusi Rusia tahun 1917, negara Sovietyang atheis sangat melarang agama di muka umum dan unsur-unsur budaya yang terkait dengannya, dan pada tahun 1930-an tradisi vertep Natal hampir dihilangkan, kecuali di wilayah Ukraina Barat.[1]
Vertep Ukraina, atau teater boneka, pertama kali muncul pada paruh kedua abad ke-16 hingga awal abad ke-17 dari drama misteriEropa Barat yang populer. Budaya ini diperkirakan diperkenalkan oleh mahasiswa Akademi Kyiv-Mohyla.[2] Teater boneka vertep diperkenalkan ke masyarakat pedesaan Ukraina oleh para diaken pengembara dan murid-murid Akademi tersebut. Teater tersebut memiliki banyak jenisnya di masing-masing daerah regional. Pertunjukannya dibagi menjadi dua bagian terpisah, sakral dan sekuler, dengan bagian terakhir mengambil bentuk tragedi atau komedi.
Bagian yang sakral berdasarkan adegan Kelahiran Yesus dengan selingan-selingan, sementara bagian umum adalah cerita kehidupan sehari-hari yang sering kali mengolok-olok isu-isu nasional penduduk lokal dengan karakter-karakter seperti Kozak (Ukraina/Cossack), Liakh (Polandia), Moskal (Moskow), Zhyd (Yahudi), Tsyhan (Gipsi). Setiap bagian akan diiringi oleh musik dansa (Kozachok, Krakowiak, Kamarinskaya, dll.). Lagu-lagu Natal yang bersifat religius juga dinyanyikan, sering kali secara harmoni. Bahkan, beberapa vertep menceritakan tentang penyerangan bangsa Kazaki di wilayah Sich.
Kotak vertep sering kali dibangun meniru gedung bertingkat. Bagian sakral diceritakan di lantai atas (dengan selingan sesekali di lantai bawah) dan bagian umum di lantai bawah.
Di beberapa wilayah, misalnya Galicia, penduduk desa akan berpakaian seperti tokoh vertep dan mendatangi rumah ke rumah, memerankan sandiwara kelahiran Yesus selama liburan Natal.[3] Bentuk ini, mengikuti tradisi lama Malanka yang cukup populer di Ukraina Barat.[butuh rujukan]