Dulu, 1 dong dibagi menjadi 10 hao (hào), dan setiap hao terbagi lagi menjadi 10 xu. Namun, karena inflasi, kedua satuan kecil ini sudah tidak dipakai lagi. Sekarang, Vietnam lebih banyak menggunakan uang kertas—yang bernilai kecil terbuat dari kertas, sedangkan pecahan di atas 10.000 dong (sekitar 40 sen dolar AS/euro) dicetak di bahan polymer. Sampai 2022, uang logam sudah tidak beredar lagi, dan Vietnam mulai beralih ke pembayaran digital.[7][8][9] Pecahan tertinggi yang masih beredar adalah uang kertas 500.000 dong (VND), yang warnanya biru tua dan telah digunakan sejak 2003.[10][11][12][13]
Per Agustus 2024, dong Vietnam adalah mata uang dengan nilai terendah ketiga di dunia (setelah rial Iran dan pound Lebanon), dengan nilai 1 dolar AS setara dengan 25.135 dong.[14]
Etimologi
Kata đồng dari istilah "đồng tiền" (lit. uang) yang merupakan serumpun dari bahasa Tionghoa untuk tóng qián (Hanzi sederhana:铜钱; Hanzi tradisional:銅錢). Istilah ini mengacu pada koin perunggu Tiongkok yang digunakan sebagai mata uang selama periode dinasti Tiongkok dan Vietnam.
Istilah hào adalah serumpun dari bahasa Tionghoa untuk "háo" (Hanzi:毫) yang berarti satuan mata uang di 1/10.