United Coconut Planters Bank atau yang lebih dikenal dengan istialh UCPB atau dengan nama lamanya Cocobank, merupakan bank terbesar di Filipina, berada di peringkat teratas dari 20 bank yang ada di Filipina dalam hal aset. UCPB merupakan satu-satunya universal banks yang tidak terdaftar di Bursa Saham Filipina, bank lainnya adalah Allied Bank sebelum merger dengan Philippine National Bank pada 2011. Bank ini mendapatkan namanya karena melayani banyak petani kepala, tetapi bank ini juga melayani klien-klien lainnya.
Akta pendirian UCPB bisa ditemukan pada Keputusan Presiden 755 (atau P.D. 755) dimana Presiden Ferdinand Marcos pada 29 Juli 1975 menginstruksikan Philippine Coconut Authority untuk "memformulasikan dan merekomendasikan untuk mengadopsi kebijakan kredit yang berefek kepada produksi, pemasaran, dan proses dari minyak kelapa dan sawit" dan "untuk menyediakan fasilitas kredit yang tersedia untuk petani kelapa dengan suku bunga spesial".[4] PCA yang diketuai oleh Juan Ponce Enrile membeli saham 72,2% saham First United Bank yang dimiliki oleh Jose Cojuangco.[5]
Cocobank adalah nama pendek resmi dari bank ini pada 1980an dan awal 1990an.
Bank ini terlibat banyak proyek pengembangan sosial dan pekerjaan amal lainnya. Saat ini, UCPB merupakan salah satu bank terbesar Filipina, dengan 188 kantor cabang dan 279 ATM di seluruh negeri. Bank ini merupakan satu-satunya bank universal yang memiliki anak usaha bank yang beroperasi di daerah pedesaan walaupun sat ini sudah digabung dengan induknya pada November 2005 karena upaya penghematan. UCPB merupakan anggota dari BancNet.