Tupai tercat memiliki panjang tubuh sedikit lebih dari 18Â cm (7Â in) dan panjang ekor yang sedikit lebih pendek, membuatnya menjadi salah satu tupai terkecil dalam genusnya. Sebagian besar tubuhnya memiliki warna agak kusam dibandingkan dengan spesies lain yang berkerabat, sebagian besar berwarna zaitun keabu-abuan, dengan beberapa bintik kuning. Namun, dagu dan dadanya berwarna lebih cerah, sebagian besar terdiri dari warna jingga dan kuning. Ia juga memiliki garis hitam di punggungnya.[5]
Sebaran dan habitat
Tupai tercat merupakan hewan endemikKalimantan dan mendiami hutan Brunei, Kalimantan, dan Sarawak . Biasanya hidup di dataran rendah, di bawah 300 meter (980Â ft), tetapi beberapa spesimen telah ditemukan pada ketinggian ratusan meter lebih tinggi. Meskipun tupai pohon cat bukan spesies yang terancam, spesies ini masih menderita karena hilangnya habitatnya .
Perilaku dan ekologi
Makanan tupai tercat sebagian besar adalah buah-buahan dan serangga.[butuh rujukan]</link>[<span title="This claim needs references to reliable sources. (October 2020)">kutipan diperlukan</span>]