Tumbuhan alpin adalah tumbuhan yang tumbuh di iklim alpin. Tumbuhan alpin tumbuh di dataran tinggi dan di atas garis pohon. Terdapat berbagai spesies dan taksa tumbuhan yang tumbuh sebagai komunitas tumbuhan di tundra alpin ini.[1] Tumbuhan ini meliputi rumput abadi, teki, forb, tumbuhan bantalan, lumut, dan lumut kerak.[2] Tumbuhan alpin beradaptasi dengan kondisi lingkungan alpin yang keras, yang seeprti suhu rendah, kekeringan, radiasi ultraviolet, angin, kekeringan, tanah yang miskin nutrisi, dan musim tanam yang pendek. Beberapa tumbuhan alpin juga serang dimanfaatkan sebagai tanaman obat.
Bliss, L.C. (1971). "Arctic and Alpine Plant life Cycles". Annual Review of Ecology and Systematics. 2: 405–438. doi:10.1146/annurev.es.02.110171.002201.
Hacker, Jürgen; Neuner, Gilbert (2008). "Ice Propagation in Dehardened Alpine Plant Species Studied by Infrared Differential Thermal Analysis (IDTA)". Arctic, Antarctic, and Alpine Research. 40 (4): 660–670. doi:10.1657/1523-0430(07-077)[HACKER]2.0.CO;2. S2CID 85721404.
Kala, Chandra Prakash (2005). "Health traditions of Buddhist community and role of amchis in trans-Himalayan region of India". Current Science. 89 (8): 1331–1338.
Tsukaya, H.; Tsuge, T. (2001). "Morphological Adaptation of Inflorescences in Plants that Develop at Low Temperatures in Early Spring: The Convergent Evolution of "Downy Plants"". Plant Biology. 3 (5): 536–543. Bibcode:2001PlBio...3..536T. doi:10.1055/s-2001-17727. S2CID 260251147.