Toyota Crown adalah mobil besar yang diproduksi oleh Toyota di Jepang sejak tahun 1955 sampai sekarang. Crown yang paling popular berbentuk Sedan 4 pintu dan Station wagon. Crown Hardtop dengan kaca jendela tanpa frame dipasarkan dari tahun 1974 sampai 1999. Crown Hardtop Coupe tersedia dari tahun 1968 sampai 1983. Pada tahun 1960-an, Crown juga tersedia dalam bentuk Pick-up.
Sejarah
Diperkenalkan pada tahun 1955 sebagai Toyopet Crown , mobil ini telah menjadi sedan utama Toyota di pasar Jepang sepanjang keberadaannya dan memegang predikat sebagai salah satu nama mobil penumpang terlama yang melekat pada semua model Toyota. Pesaing tradisionalnya di Jepang dan Asia adalah Nissan Cedric / Gloria / Fuga yang sudah tidak beroperasi lagi , Honda Legend , Mazda Luce , Isuzu Bellel, dan Mitsubishi Debonair .Toyota Crown mulai dijual di Indonesia Pada generasi ketiga
Toyota Crown pertama disebut RS karena menggunakan mesin tipe R 1900 cc dan platform tipe S yang khusus untuk sedan meskipun masih berupa ladder frame. Kemudian RS dikembangkan menjadi RS20, dan pada tahun 1959 diluncurkan model facelift RS30.
Crown RS40 berubah total dari model sebelumnya, dan dimensinya juga jauh lebih besar. Crown dibuat dalam bentuk Sedan, Station Wagon, dan Pick-up.Logo mahkota untuk pertama kalinya di pasang pada grill depan dan penutup roda.[3]
Generasi Ketiga (S50: 1967-1971)
Toyota Crown Super Deluxe (S50, Jepang)
Crown yang menggunakan platform S50 dibuat dalam bentuk Sedan, Hardtop Coupe, Wagon, Pick-up Single Cab, dan Pick-up Double Cab.
Crown berbodi besar dengan platform S60 untuk Sedan dan Station Wagon, atau S70 untuk Hardtop Coupe. Disebut whale atau ikan paus karena design exterior yang lebih bulat dibanding model sebelumnya. Lampu sein depan dan grille tipis berada diatas lampu depan dan grille utama, dan tutup tangki bensin di antara lampu belakang untuk Sedan merupakan hal yang unik pada mobil ini.
Mesin Crown adalah 6 silinder type M 2000 cc, 2300 cc, atau 2600 cc.
Model Sedan yang mewah disebut Super Saloon.
Crown Station Wagon banyak digunakan untuk ambulans.
Crown ini adalah yang terakhir dipasarkan di Amerika.
Crown dengan platform S80 dan S90 body-nya lebih kotak dari model sebelumnya. Model yang lebih mewah dari Super Saloon adalah Royal Saloon. Sedan Standard dan Deluxe, serta Station Wagon dan Van juga diproduksi. Sedan dan Station Wagon memiliki lampu depan bulat 4 buah, sedangkan Hardtop dengan lampu depan kotak 2 buah. Model Hardtop Coupe memiliki opera window di pilar belakang. Tahun 1978 diperkenalkan Crown bermesin diesel 2200 cc.
1976 Crown Hardtop Super Saloon (MS85)
S90 series Crown coupé
Toyota Crown station wagon (S80)
Crown Hardtop Super Saloon Extra (MS105, facelift)
Crown Hardtop Super Saloon Extra (Facelift, belakang)
Interior Toyota Crown (MS105)
Generasi Keenam (S110: 1979-1983)
Crown Sedan 2.8 Deluxe
Meskipun tidak dijual di Amerika, Crown dengan platform S110 design body-nya sangat bergaya Amerika dengan model kotak dan garis yang elegant. Mesin yang tersedia adalah 6 silinder bensin 2000 cc, 2600 cc yang kemudian digantikan oleh 2800 cc. Mesin diesel 2200 cc juga tersedia yang kebanyakan digunakan untuk taxi.
Crown bermesin turbo pertama kali dibuat pada tahun 1980. Model facelift hadir dengan lampu depan kotak besar yang disebut monoblock. Royal Saloon memiliki bumper yang lebih panjang dari model lainnya yang kurang gagah
Generasi Ketujuh (S120: 1983-1987)
Crown Sedan Royal Saloon
Crown yang menggunakan platform S120 tersedia dalam bentuk Sedan, Hardtop, dan Wagon. Ini merupakan Crown terakhir di Australia, dan tidak dijual di Indonesia.
Generasi Kedelapan (S130: 1987-1999)
Crown Hardtop Royal Saloon
Untuk generasi kedelapan, mobil ini hanya dijual di Jepang dan di ekspor ke beberapa negara Asia, Timur Tengah, dan Karibia.
Toyota Crown ini ada di empat body style berbeda; sedan, hardtop, wagon, dan van yang untuk kebutuhan komersial. Mesin mesin yang di tawarkan untuk mobil ini adalah 7M-GE 3000cc DOHC, 1G-GZE 2000 cc DOHC supercharger, 1G-GE 2000 cc DOHC, 1G-E 2000 cc, 2L-THE 2400 cc SOHC Turbo Diesel Hi-Power (hanya ada dengan transmisi otomatis), 2L-TE 2400 cc SOHC Turbo Diesel (hanya ada dengan transmisi manual) atau dengan 2L 2400 cc SOHC diesel naturally aspirated. Mesin 1UZ-FE dari Lexus LS400 di tawarkan untuk trim Royal Saloon G pada tahun 1989.
Model-model yang lebih mahal memiliki suspensi belakang semi-trailing independen, sedangkan versi yang lebih bawah (termasuk semua wagon dan van) memiliki live axle dengan trailing link. Versi-versi ini memiliki nomor sasis yang berbeda (misalnya GS130 versus GS131).
Crown Diesel LS130 adalah taxi paling popular di Hong Kong.
Di Indonesia, Crown ini hadir pada tahun 1989 dalam versi Royal Saloon bermesin 1G 6 silinder 2000cc.
Toyota Crown "Robot" Royal Saloon
Facelift (1991-1999)
Toyota Crown "Lexus" 2.0i Royal Saloon (GS131)
Di Indonesia, Crown Super Saloon dan Royal Saloon Sedan dikenal dengan sebutan Crown Lexus karena sepintas mirip Lexus LS400. Model awal menggunakan mesin berkapasitas 2000cc 1G, sedangkan versi facelift dengan kapasitas mesin 3000cc 2JZ seperti pada Toyota Supra MK4 (versi NA).
Produksi Crown S130 dihentikan di Jepang pada tahun 1995, tetapi di Indonesia dijual sampai tahun 2000.
Generasi Kesembilan (S140: 1991-1995)
Crown Royal Saloon
Crown Hardtop benar-benar baru dan dibuat pada S140 platform, sedangkan Crown Sedan dan Wagon meskipun panel body-nya baru tetap menggunakan S130 platform.
Model yang sangat mewah disebut Crown Majesta yang juga berbentuk Hardtop tetapi body panel-nya berbeda dengan Crown Royal Hardtop.
Crown Sedan dan Hardtop menggunakan platform S150. Crown Sedan tersedia dalam versi Standard dan Super Saloon. Crown Hardtop Royal Series terdiri dari Royal Extra, Royal saloon, Royal Saloon G, dan Royal Touring. Crown Majesta yang lebih mewah juga tersedia di Jepang.Hardtop ditawarkan dalam trim Royal Extra, Royal Saloon, Royal Saloon G, dan Royal Touring yang sporty, sementara sedan ditawarkan dalam trim Super Deluxe, Super Saloon, Super Saloon Extra, dan Royal Saloon.
Berbeda dengan kebanyakan generasi sebelumnya, S150 Crown tidak diekspor dalam jumlah besar. Sebagian besar dikirim ke Tiongkok, Hong Kong, Timur Tengah, dan pasar Asia Tenggara seperti Filipina, Singapura, dan Vietnam,
Toyota merilis Crown berbody lebih sempit tetapi lebih tinggi yang khusus untuk taksi. Crown Comfort berbahan bakar bensin, diesel, atau LPG. Mobil ini sangat popular di Jepang, Hong Kong, dan Singapura.
Comfort menjadi basis Crown Sedan yang digunakan untuk fleet seperti mobil perusahaan, rental,mobil belajar mengemudi,taksi, maupun pemerintah Jepang.
Menggunakan platform S170 yang over hang depan-nya pendek sehingga interior dan bagasi-nya luas. Model Hardtop tidak diproduksi lagi. Crown Royal, Athlete, dan Majesta semua berbentuk Sedan 4-pintu, tetapi tidak disebut Crown Sedan karena nama ini digunakan untuk Crown yang lebih kecil berbasis Comfort. Seri s170 di Indonesia menggantikan s130 yang sudah lama
Crown Station Wagon S170 benar-benar baru setelah S130, dan disebut Crown Estate, dan tetap diproduksi sampai 2007 bersama-sama dengan Crown S180.
Gallery
1999–2001 Crown Royal Saloon (JZS175, Jepang)
1999–2001 Crown Estate Athlete (JZS171W, Jepang)
1999–2001 Crown Estate Athlete (JZS171W, Jepang)
2001–2003 Crown Royal Extra Limited (GS171, Jepang)
2001–2003 Crown Royal Extra Limited (GS171, Jepang)
2001–2003 Crown Royal Saloon (JZS175, Jepang)
2001–2003 Crown Athlete V (JZS171, Jepang)
2001–2003 Crown Athlete V (JZS171, Jepang)
2001–2003 Crown Estate Athlete (JZS171W, Jepang)
2001–2003 Crown Estate Athlete (JZS171W, Jepang)
Salah satu unit Toyota Crown sebagai mobil polisi Tokyo Metropolitan Police Department service
Crown terbaru berbasis Zero Crown yang dipamerkan pada 2003 Tokyo Motor Show. Dibanding model-model sebelumnya, design exterior Crown ini lebih sporty. Ini adalah Crown terakhir yang resmi dijual untuk umum di Indonesia. Fitur emperan depan 170-series lebih pendek sehingga memaksimalkan ruang interior dan bagasi. Ada dua yang berbeda 170-series sedan 4-pintu, Royal dan Athlete. The Majesta adalah kendaraan terpisah yang lebih besar dan lebih panjang dari Crown. Mesin baik 2.0, 2.5, atau 3.0. V Athlete memiliki 2,5 liter 1JZ-GTE turbo. Royal juga ditawarkan dengan hibrida ringan 3.0 liter 2JZ-FSE.
Crown yang menggunakan platform S200 dan tersedia dalam varian Royal, Athlete, Majesta dan Hybrid hanya dijual di Jepang, dan model Royal juga dipasarkan di China. Di Indonesia Crown Royal Saloon dipakai sebagai mobil menteri.
Generasi keempat belas Crown diluncurkan pada tanggal 25 Desember 2012. Sebagian besar aspek mobil dapat dikontrol oleh panel Toyota Multi-Operation Touch.[9]
Pada September 2013, Crown Reborn pink diluncurkan. Mobil ini menampilkan eksterior merah muda cerah dan berbagai detail interior merah muda. Mobil ini ditawarkan kepada pelanggan selama bulan September 2013. Toyota menyatakan telah menerima 650 pesanan untuk mobil ini.Reborn Pink Crown Athlete dijual di Jepang mulai 1-30 September, dengan pilihan mesin 2,5 liter 4WD atau versi hibrida. .[10]
Otomatis 10-percepatan Multi Stage Hybrid System (3.5 L)
Dimensi
Jarak sumbu roda
2.920mm (115,0in)
Panjang
4.910mm (193,3in)
Lebar
1.800mm (70,9in)
Tinggi
1.455mm (57,3in)
Generasi kelima belas Crown diperkenalkan sebagai mobil konsep di Tokyo Motor Show pada bulan Oktober 2017 dan mulai dipasarkan pada tanggal 26 Juni 2018.[13][14] Tiga pilihan mesin ditawarkan sehingga memberikan keuntungan kepada pembeli dalam hal penghematan terkait dengan kewajiban pajak jalan tahunan Jepang, dan konten peralatan standar ditingkatkan dengan setiap paket trim yang disesuaikan dengan ukuran mesin.
Mobil ini diluncurkan pada "The Connected Day" bersamaan dengan Corolla Sport pada tanggal 26 Juni 2018.
T-Connect
Generasi kelima belas Crown merupakan salah satu model pertama dari Toyota yang dilengkapi dengan sistem DCM (Data Communication Module atau Modul Komunikasi Data) yang kemudian terhubung dengan Vehicle Control Network atau Jaringan Kontrol Kendaraan. Dengan menggunakan perangkat keras ini, Toyota dapat menyediakan berbagai layanan terhubung ke pelanggan T-Connect melalui Mobility Service Platform (MSPF) atau Platform Layanan Mobilitas miliknya, infrastruktur informasi yang dikembangkan oleh perusahaan untuk Connected Cars. Ke depan, Toyota bertujuan untuk melengkapi sebagian besar kendaraan penumpang baru di pasar domestik dengan DCM.[15]
Bantuan keamanan dan pengemudi
Toyota Safety Sense 2.0
Generasi kelima belas Crown dilengkapi dengan Toyota Safety Sense 2.0 seperti kebanyakan model Toyota untuk tahun 2018.[16] Beberapa fitur yang ditambahkan atau ditingkatkan meliputi:
(LTA) Lane Tracing Assist
Radar Cruise Control (dengan fungsi berikut semua kecepatan kendaraan)
(PCS) Pre-Collision System with Pedestrian Detection atau Sistem Pra-Tabrakan dengan Deteksi Pedestrian (dapat mendeteksi pengendara sepeda dan bahkan pejalan kaki di malam hari)
(AHB) Automatic High Beam
(RSA) Road Sign Assist
Fungsi notifikasi peluncuran mobil lanjutan
Toyota Crown sebagai mobil konsep saat dipamerkan di Tokyo Motor Show 2017.
Crown Sedan adalah sedan empat pintu yang dipamerkan sebagai model praproduksi pada Juli 2022, bersama Crown Crossover, Crown Sport, dan Crown Estate, dan dijadwalkan rilis pada tahun 2023. Sedan ini menggunakan platform yang sama dengan Mirai generasi kedua dengan. Dibandingkan dengan generasi kelima belas, sedan generasi keenam belas ini memiliki panjang 120mm (4,7 inci) lebih panjang dan jarak sumbu roda 150mm (5,9 inci) lebih panjang.
Model FCEV mengadopsi sistem sel bahan bakar yang sama dengan Mirai generasi kedua . Dilengkapi dengan tiga tangki hidrogen bertekanan tinggi dan satu sel bahan bakar, mobil ini memiliki jangkauan sekitar 820km (509,5 mil) dengan waktu pengisian hidrogen hanya tiga menit.
Generasi keenam belasmenandai kembalinya model ini ke pasar Tiongkok setelah sedan generasi keempat belas yang diproduksi di dalam negeri dihentikan produksinya pada tahun 2020.[18]
Crown Crossover (S235)
Crown Crossover
Informasi
Masa produksi
Juli 2022 – sekarang
Perakitan
Jepang: Toyota, Aichi (Motomachi plant dan Tsutsumi plant)
↑Shioji, Hiromi (1995). "'Itaku' Automotive Production: An Aspect of the Development of Full-Line and Wide-Selection Production by Toyota in the 1960s". Kyoto University Economic Review. 65 (1). Kyoto University: 26–27. ISSN0023-6055. JSTOR43217480.
↑"トヨタのTNGAとはプラットフォームのこと? | 気になる車をクローズアップ"[What is Toyota's TNGA platform? Close up of the car you care about] (dalam bahasa Japanese). Japan: Toyota. 2018-05-05. Diakses tanggal 2018-07-17. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)