Togoland adalah sebuah protektoratKekaisaran Jerman di Afrika Barat yang berdiri dari tahun 1884 hingga 1914. Koloni ini meliputi wilayah yang kini merupakan bagian dari Togo serta Region Volta di Ghana. Luas wilayahnya tercatat sebesar 77.355 km².[1][2] Koloni ini didirikan selama periode yang pada umumnya dikenal dengan sebutan "Perebutan Afrika" dan sebelumnya merupakan bagian dari wilayah yang dijuluki Pesisir Budak. Setelah meletusnya Perang Dunia I pada tahun 1914, koloni ini turut terseret dalam konflik tersebut. Pasukan Sekutu menyerbu dan menduduki koloni ini selama kampanye militer Togoland. Pada tahun 1916, wilayah ini dibagi menjadi zona administratif Britania dan Prancis, yang kemudian diresmikan pada tahun 1922 setelah didirikannya Togoland Britania dan Togoland Prancis.
Polizeitruppe didirikan pada tahun 1888 untuk menegakkan kekuasaan pemerintah kolonial di pedalaman Togo. Satuan ini telah melancarkan operasi melawan Kpandu, sementara "sejumlah kota di Togo tengah yang melawan pemerintah diserbu dan diratakan dengan tanah, kepemilikan penduduknya disita, dan warganya didenda 200 hingga 1.110 marks."[5] Secara keseluruhan, pemerintah kolonial telah mengizinkan 35 ekspedisi.[5]
Haupt, Werner (1984). Deutschlands Schutzgebiete in Übersee 1884–1918. [Germany’s Overseas Protectorates 1884–1918]. Friedberg: Podzun-Pallas Verlag. ISBN 3-7909-0204-7.
Laumann, Dennis (2003). "A Historiography of German Togoland, or the Rise and Fall of a "Model Colony"". History in Africa. 30: 195–211.
Washausen, Helmut (1968). Hamburg und die Kolonialpolitik des Deutschen Reiches. [Hamburg and Colonial Politics of the German Empire]. Hamburg: Hans Christians Verlag.
Pranala luar
Wikimedia Commons memiliki media mengenai German Togo.