Samut, seorang siswa kelas tiga SMA yang berprestasi, seringkali menjadi perwakilan sekolahnya dalam berbagai kompetisi akademik. Namun, masa depannya yang cerah seketika sirna setelah ia terlibat dalam sebuah pertengkaran sehingga dirinya dikeluarkan dari sekolah. Ia akhirnya pindah ke sekolah baru. Namun, ia kehilangan semangat untuk bersekolah akibat trauma dengan kejadian yang ia alami.
Suatu hari, Samut menemukan sebuah dadu kuno yang membawa dirinya dan tujuh siswa lain ke dalam sebuah permainan papan misterius. Akhirnya mereka berdelapan saling bersaing, mengakali, dan menusuk satu sama lain untuk tetap bertahan hidup. Nyawa mereka dipertaruhkan dalam permainan misterius ini dan satu-satunya cara untuk keluar dari situasi tersebut adalah dengan mengalahkan peserta lain.[2]