Tetra-n-butilamonium fluorida atau TBAF adalah garam amonium kaurterner yang memiliki rumus kimia (CH3CH2CH2CH2)4N+F-. Ia secara komersial tersedia sebagai trihidrat dan sebagai larutan dalam tetrahidrofuran.
Oleh karena fluorida merupakan akseptorikatan hidrogen yang kuat, adalah hampir tidak mungkin untuk mendapatkan sampel hidrat kering senyawa tersebut. Pemanasan sampai dengan 77°C di bawah kondisi vakum akan menyebabkan dekomposisi senyawa ini menjadi garam hidrogen difluorida.[2] Sedangkan pemanasan sampai dengan 40°C di bawah kondisi vakum tinggi masih mengandung 10-30mol% air dan beberapa 10% difluorida.[3] Pembuatan senyawa dalam bentuk anhidrat sangatlah menarik karena kebasaan fluorida meningkat lebih dari 20 satuan pK. Baru-baru ini, pembuatan melalui heksafluorobenzena dengan tetrabutilamonium sianida telah dilaporkan. Walaupun kebasaan ion fluorida yang sangat tinggi ini, dengan tidak adanya air, larutan garam dalam asetonitril dan dimetil sulfoksida menunjukkan stabilitas terhadap reaksi eliminasi.[4]
Referensi
↑K. Hiroya, R. Jouka, M. Kameda, A. Yasuhara, and T. Sakamoto (2001). "Cyclization reactions of 2-alkynylbenzyl alcohol and 2-alkynylbenzylamine derivatives promoted by tetrabutylammonium fluoride". Tetrahedron. 57: 9697–710. doi:10.1016/S0040-4020(01)00991-7. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
↑D. Phillip Cox, Jacek Terpinski, Witold Lawrynowicz (1984). "'Anhydrous' tetrabutylammonium fluoride: a mild but highly efficient source of nucleophilic fluoride ion". Journal of Organic Chemistry. 49: 3216–9. doi:10.1021/jo00191a035. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)