Artikel ini perlu dikembangkan dari artikel terkait di Wikipedia bahasa Inggris. (November 2024)
klik [tampil] untuk melihat petunjuk sebelum menerjemahkan.
Lihat versi terjemahan mesin dari artikel bahasa Inggris.
Terjemahan mesin Google adalah titik awal yang berguna untuk terjemahan, tapi penerjemah harus merevisi kesalahan yang diperlukan dan meyakinkan bahwa hasil terjemahan tersebut akurat, bukan hanya salin-tempel teks hasil terjemahan mesin ke dalam Wikipedia bahasa Indonesia.
Jangan menerjemahkan teks yang berkualitas rendah atau tidak dapat diandalkan. Jika memungkinkan, pastikan kebenaran teks dengan referensi yang diberikan dalam artikel bahasa asing.
Tekad adalah kemauan yang kuat, dan teguh untuk mencapai suatu tujuan.
Penelitian empiris menunjukkan bahwa orang menganggap tekad sebagai bagian dari emosi; dengan kata lain, tekad bukan sekadar keadaan kognitif, melainkan keadaan afektif.[1] Dalam kepustakaan psikologi, para peneliti mempelajari tekad dengan beberapa istilah lain, termasuk tantangan dan antusiasme antisipatif; ini mungkin menjelaskan salah satu alasan kurangnya penelitian tentang tekad dibandingkan dengan emosi positif lainnya.[2]
Catatan kaki
↑Clore, G.L.; Ortony, A.; Foss, M.A. (1987). "The psychological foundations of the affective lexicon". Journal of Personality and Social Psychology. 53 (4): 751–766. doi:10.1037/0022-3514.53.4.751.
↑Griskevicius, V.; Shiota, M.N.; Neufeld, S.L. (2010). "Influence of different positive emotions on persuasion processing: A functional evolutionary approach". Emotion. 10 (2): 190–206. doi:10.1037/a0018421. PMID20364895.