Pada tanggal 12 Desember 2005, perusahaan ini meneken perjanjian bantuan teknis dengan Afzal Motors asal Pakistan. Pabrik milik Afzal Motors di Pakistan kemudian diresmikan oleh Perdana Menteri Pakistan, Shaukat Aziz, pada tanggal 8 Januari 2007 untuk merakit sasis truk dan truk jungkit.[3]
Pada tahun 2013, Otoritas Kendaraan Korea Selatan memerintahkan penarikan terhadap truk yang telah dijual oleh perusahaan ini, karena terjadinya kegagalan kemudi.[4] Sebanyak 3.276 unit truk yang telah ditarik kemudian diperbaiki dan dikembalikan ke pemiliknya.[5]
Pada bulan Mei 2015, perusahaan ini meneken perjanjian bantuan teknis dengan BadanBas asal Malaysia. Pada tahun 2017, perusahaan ini mulai menjual truknya dengan merek Daewoo di Korea Selatan.[6][7]