Taman Fin (Persia: باغ فین, romanized:Bagh-e Fincode: fa is deprecated ) adalah taman Persia bersejarah yang terletak di Kashan, Iran. Di dalam taman ini terdapat Pemandian Fin Kashan, tempat Amir Kabir, kanselir era Qajar, dibunuh atas perintah Naser al-Din Shah Qajar pada 1852. Taman Fin adalah taman tertua yang masih ada di Iran yang selesai dibangun pada 1590.[1]
Asal usul taman ini mungkin berasal dari sebelum era Safavid; beberapa sumber menunjukkan bahwa taman ini telah dipindahkan dari tempat lain, namun belum ditemukan lokasi dan gambaran aslinya.[2]
Permukiman di taman dalam bentuknya yang sekarang dibangun pada masa pemerintahan Abbas Agung (m.1587–1629), sebagai bagh tradisional di dekat desa Fin, terletak beberapa kilometer barat daya Kashan.[3]
Taman tersebut kemudian mengalami pengabaian dan kerusakan beberapa kali hingga pada 1935, taman tersebut terdaftar sebagai properti nasional Iran.[4] Pada 18 Juli 2012, UNESCO kemudian menyatakan taman tersebut sebagai Situs Warisan Dunia.
Struktur
Luas taman ini adalah 2,3 ha dengan halaman utama yang dikelilingi oleh benteng dengan empat menara bundar. Sama seperti taman bergaya Persia lainnya, Taman Fin juga menggunakan banyak unsur air.[5]
Sumber air taman Fin berasal dari qanat yang disebut Soleymanié (Persia: سلیمانیه, har.'Of Solomon'code: fa is deprecated ). Sumur induk terletak 2 km di hulu, dengan 14 sumur layanan di sepanjang alirannya. Debit rata-rata adalah 350 L/s.[6]
Museum Nasional Kashan
Museum Nasional Kashan, yang dibangun pada 1968, terletak di bagian barat Taman Fin. Museum ini memiliki koleksi artefak arkeologi, etnologi, dan kerajinan tangan. Benda-benda arkeologi yang dipamerkan berasal dari penggalian di Chogha Zanbil, Teppe Hasanlu, dan situs terdekat Tepe Sialk.[7]