Taman Budaya Sumatra Barat merupakan pusat kesenian khususnya di Kota Padang dan Sumatra Barat.[1] Tempat ini berlokasi di pusat kota Padang tepatnya di Jalan Diponegoro nomor 31, Kota Padang, Sumatra Barat.[2] Sebelah barat berbatasan dengan Jalan Samudera di pinggir Pantai Padang. Sebelah timur dibatasi oleh Jalan Diponegoro berhadapan dengan Pengadilan Tata Usaha Negara. Bagian utara berbatasan dengan komplek asrama TNI dan komplek pertokoan, sedangkan di selatan dibatasi oleh Jalan Pancasila, berseberangan dengan kampus Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Andalas.[3]
Selaku unit teknis di bidang kebudayaan, Taman Budaya juga berfungsi antara lain melaksanakan pengolahan seni sebagai unsur budaya di provinsi dan melaksanakan kegiatan pengolahan dan eksperimen karya seni, serta tugas - tugas lainnya.[4]
Taman Budaya Sumatera Barat dulunya merupakan Pusat Kesenian Padang. Pusat Kesenian Padang merupakan hasil dari inisiasi Walikota Padang saat itu Hasan Basri Durin. Hasil pembangunan Pusat Kesenian Padang merupakan diskusi dari para seniman yang ada di Sumatera Barat seperti Rusli Marzuki Satria, Chairul Harun, Leon Agusta, Ibanzani Usman, Mursal Esten, M. Joesfik Helmy, dan lain-lain. Kehadiran Pusat Kesenian Padang menghasilkan produk penting yakni Padang Fair dan slogan Kota Padang "Kota Padang Tercinta".[5]