Pada 1498, Bartolome Colon memerintahkan pembangunan sebuah benteng di delta Sungai Ozama, yang kemudian menjadi pemukiman permanen Eropa pertama di Benua Amerika, yaitu Santo Domingo. Muara Sungai Ozama saat itu "dipenuhi ikan dan merupakan tempat orang Indian bertanam singkong dan ubi," menurut sejarawan Troy Floyd.[1]
Sungai Ozama kini sangat tercemar akibat perumahan kumuh di pinggiran sungai dan pabrik yang membuang limbahnya ke sungai ini. Hal ini menjadi salah satu penyebab utama polusi di pesisir Santo Domingo.[2]
Referensi
↑Floyd, Troy (1973). The Columbus Dynasty in the Caribbean, 1492–1526. Albuquerque: University of New Mexico Press. hlm. 34.