Jino merupakan salah satu dari sedikit minoritas yang diakui di Tiongkok dan yang terakhir dimasukkan sebagai "minoritas nasional" karena mereka baru diakui pada tahun 1979.[2] Dulu Jino dinamakan Youle yang artinya "mengikuti paman dari pihak ibu", menunjukkan garis keturunan matrilineal pada masa lalu.[2]
Di antara praktik budaya mereka yang terkenal adalah menghitamkan gigi dengan menggunakan jelaga (butiran arang yang halus dan lunak) yang terbuat dari pohon pir.[3]