Suku Bishnupriya, juga dikenal sebagai Manipur Bishnupriya atau Meitei Bishnupriya,[4][5] adalah sebuah suku bangsa yang dapat dijumpai di bagian-bagian dari negara-negara bagian India Timur Laut yaitu Assam, Tripura, Manipur dan di Bangladesh timur laut. Mereka menuturkan bahasa Manipur Bishnupriya, yaitu sebuah kreol dari bahasa Bengali dan bahasa Meitei, yang masih mempertahankan ciri pra-Bengali-nya.[6][7][8] Ciri paling mencolok dari bahasa tersebut adalah penuh dengan unsur-unsur Tibeto-Burma. Budaya suku Bishnupriya terpengaruh dengan kuat oleh budaya suku Meitei.[9]
Pada 2020-an, suku Bishnupriya meminta diberikan status sebagai penduduk asli di Assam dan diperlakukan seperti komunitas asli lainnya di negara bagian tersebut.[10]Pemerintah Assam mengkategorikannya sebagai Kelas Terbelakang Lainnya, tetapi sebaliknya, mereka tidak memiliki pengakuan resmi atau status resmi. Pemerintah Tripura mengkategorikan bahasa mereka di bawah Tribal Language Cell of the State Council of Educational Research and Training.[11]
12"Bishnupuriya". Ethnologue (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 12 June 2022.
12"Meitei | Ethnologue". Ethnologue (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 24 July 2019. Diakses tanggal 3 May 2023. Used as L2 by Bishnupuriya [bpy].
↑"Bishnupriya Manipuris demand satellite autonomous council". The Sentinel. 24 November 2020. Diakses tanggal 19 July 2022. The Tripura government has categorized and placed the Bishnupriya Manipuri language under the Tribal Language Cell of the State Council of Educational Research and Training, while in Assam they are considered among Other Backward Classes (OBC), whereas in Manipur from where these people originated remains status-less