Suaka MagdalenaTempat cuci baju Magdalena di Inggris, awal abad kedua puluh, dari Frances Finnegan, Do Penance or Perish (Fig. 5) Congrave Press, 2001
Suaka Magdalena, juga dikenal sebagai tempat cuci baju Magdalena awalnya adalah lembaga Protestan namun kemudian sebagian besar adalah lembaga Katolik yang beroperasi dari abad ke-18 sampai akhir abad ke-20, untuk merumahi "wanita yang jatuh". Istilah tersebut diterapkan kepada wanita yang melakukan pergaulan bebas atau bekerja dalam prostitusi; wanita muda yang hamil di luar nikah, atau gadis muda dan remaja yang tak memiliki siapapun untuk menengoknya.[1]
Raftery, Mary; Eoin O'Sullivan (1999). Suffer the little children: the inside story of Ireland's industrial schools. Dublin: New Island. ISBNÂ 1-874597-83-9.