Jamilah adalah murid yang sangat ambisius. Dia adalah ketua perkumpulan mahasiswa berkulit hitam, kapten kelompok tari yang sangat disegani, dan telah berencana kuliah di Harvard Law School. Tapi setelah setelah reputasinya disekolah dinodai oleh band siswi kulit putih, Jamilah terpaksa membantu menyelesaikan persoalan-persoalan yang timbul. Dia terbeban tak hanya mengajari menari para siswi, tapi juga membantu mereka untuk memenangi kompetisi.[4]