Berdasarkan sejarah, Stasiun Balong hanya direncanakan sebagai titik terminus. Seiring meningkatnya pengangkutan batu gamping ke Slahung, maka dilanjutkan pembangunan jalur sehingga jalur ini dibuka pada 1 Agustus 1922. Alhasil, jalur kereta api dari Ponorogo menuju stasiun ini sejauh 25,5 km selesai dibangun.[3][4]
Stasiun ini dinonaktifkan bersamaan dengan penutupan jalur kereta api menuju Ponorogo pada 1983. Saat ini, bangunan bekas stasiun ini berubah fungsi menjadi gudang.
Referensi
↑Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).