Stanley Rossiter Benedict (17 Maret 1884 – 21 Desember 1936) adalah seorang kimiawan Amerika Serikat yang terkenal karena menemukan reagen Benedict, yaitu larutan yang mendeteksi gula tertentu.
Kehidupan pribadi
Stanley Rossiter Benedict lahir pada 17 Maret 1884, dari keluarga dengan enam anak di Cincinnati. Ayahnya, Wayland Richardson Benedict, adalah seorang profesor Filsafat dan Psikologi di Universitas Cincinnati. Ibunya, Anne Kendrick Benedict, adalah seorang penulis dan guru, dan nenek dari pihak ibunya adalah Profesor Bahasa Yunani, Latin, dan Sansekerta di Universitas Rochester dan merupakan editor Alkitab King James Version.[1]
Pada tahun 1914, Stanley R. Benedict menikah dengan Ruth Fulton. Namun, pernikahan mereka mengalami ketegangan karena ketidakmampuan mereka untuk memiliki anak, karier menulis Ruth, dan hubungan cinta rahasianya dengan teman dan kolega perempuannya yakni Margaret Mead, yang menyebabkan perpisahan pada tahun 1930. ''The Bo-Cu Plant,''[2] yang ditulis oleh Ruth Benedict, merupakan ilustrasi kehidupan pernikahannya dengan Stanley. Selama Perang Dunia I (1914-1918), Stanley mengalami kecelakaan dan terkena gas beracun saat bekerja pada proyek pemerintah yang berkaitan dengan gas beracun yang berdampak negatif pada kesehatannya.[2]
Pendidikan dan karier
Benedict bersekolah di sekolah negeri Cincinnati dan Universitas Cincinnati. Rencananya adalah untuk masuk sekolah kedokteran setelah lulus. Namun, Stanley meninggalkan sekolah kedokteran untuk berkarir di bidang Biokimia dan metabolisme setelah bekerja dengan Dr. J.F. Snell, seorang biokimiawan dan ahli nutrisi di Universitas Cincinnati.[3] Ia menerima gelar Bachelor of Arts (B.A.) Kimia pada tahun 1906 di Universitas Cincinnati dan gelar Doktor Filsafat (PhD) dua tahun kemudian (1908) dalam Kimia Fisiologis di Universitas Yale dengan bekerja sama dengan Russel H. Chittenden dan Lafayette Benedict Mendel.[1]
Benedict menjadi terkenal melalui karya Otto Folin setelah Folin menerbitkan volume 13 dari American Journal of Physiology. Folin menjelaskan dalam jurnal tersebut beberapa metode tentang bagaimana menganalisis secara kualitatif dan kuantitatif beberapa unsur dalam urine seperti urea, asam urat, amonia, kreatin, dan kreatinin. Benedict juga tertarik pada bagaimana mengukur kadar gula dalam darah dan urine, sehingga ia menemukan metode yang lebih efisien dan sederhana yang secara praktis menggantikan semua metode Folin.[1] Setelah meraih gelar doktor, ia mengajar Kimia selama satu tahun di Universitas Syracuse[4] dan Kimia Biologi pada tahun berikutnya di Universitas Columbia.[5] Dari tahun 1910 hingga 1936, Benedict mengajar biokimia di sekolah kedokteran Universitas Cornell sambil pada saat yang sama menjalankan Journal of Biological Chemistry sebagai pemimpin redaksi.[1]
Perhimpunan ilmiah
Stanley Benedict adalah bagian dari banyak perhimpunan Kimia. Ia adalah anggota National Academy of Sciences,[1]American Association for the Advancement of Science,[1]American Society of Biological Chemists (presiden pada 1919-1920), American Physiological Society,[4]Phi Beta Kappa,[1]Corresponding Member of the Societe Biologie de Paris,[1]Sigma Xi,[4]Alpha Omega Alpha,[1]The Harvey Society,[4]Associate Fellow of the New York Academy of Medicine.[1]
Kematian
Stanley Benedict meninggal karena serangan jantung pada usia 52 tahun [4]