Stadion Hill Dickinson,[1] atau Stadion Everton,[2] adalah sebuah stadion sepak bola di Bramley-Moore Dock di Vauxhall, Liverpool, Inggris, yang akan menjadi kandang bagi Everton menjelang musim 2025–26,[3] menggantikan stadion lamanya yaitu Goodison Park .
Bramley-Moore adalah bekas dermaga komersial dan stadion baru ini direncanakan akan menjadi jantung pengembangan multiarea di area tersebut yang berisi pertokoan, perumahan, pusat kebugaran, dan tempat lainnya. Begitu stadion ini dibuka, stadion itu akan menjadi stadion terbesar kedelapan di Inggris. Stadion ini juga akan menjadi tempat penyelenggaraan UEFA Euro 2028 .
Kontroversi
Pembangunan Stadion Everton (Hilangnya Kota Dagang Maritim Liverpool sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO)
Status Situs Warisan Dunia UNESCO kota Liverpool dicabut karena pembangunan Stadion Bramley-Moore Dock dan proyek pengembangan lain di tepi Sungai Mersey. Keputusan tersebut diambil oleh Komite Warisan Dunia UNESCO di Tiongkok pada 21 Juli 2021. Liverpool telah menyandang status ini sejak 2004 karena diakui sebagai pusat perdagangan Kerajaan Inggris dan memiliki arsitektur bersejarah.
Sejak 2012, Liverpool telah dimasukkan ke dalam daftar Warisan Dunia yang Terancam karena kekhawatiran terkait pembangunan di tepi sungai. Menurut pernyataan resmi UNESCO, penghapusan ini merupakan "kehilangan besar bagi komunitas internasional". Liverpool menjadi satu dari tiga situs yang dicabut statusnya sejak daftar tersebut dibuat pada tahun 1978, bersama dengan Suaka Oryx Arab di Oman (2007) dan Lembah Elbe di Dresden, Jerman (2009). Saat ini, terdapat 50 situs yang masuk kategori terancam dari 1.231 Situs Warisan Dunia di seluruh dunia.
Klub sepak bola Everton berencana memulai pembangunan stadion berkapasitas 52.888 kursi di area Bramley-Moore Dock pada 26 Juli 2021, dengan target selesai pada musim 2024–2025. Proyek ini diperkirakan akan menyumbang £1 miliar bagi perekonomian lokal, menciptakan 15.000 lapangan kerja (12.000 di antaranya pada fase konstruksi), dan menarik 1,4 juta pengunjung ke kota tersebut. Bramley-Moore Dock sendiri berada di dalam kawasan Kota Maritim Perdagangan Liverpool, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO, dan Everton berkomitmen untuk merestorasi serta memelihara aset-aset warisan yang terancam atau rusak di sana.
Wali Kota Liverpool, Joanne Anderson, menyatakan kekecewaannya atas keputusan UNESCO, terutama karena hal itu terjadi satu dekade setelah kunjungan terakhir mereka ke kota tersebut. Anderson menekankan bahwa investasi besar telah dilakukan untuk merestorasi bangunan-bangunan yang masuk dalam daftar warisan dan berpendapat bahwa UNESCO lebih memilih Bramley-Moore Dock tetap menjadi lahan terbengkalai daripada berkontribusi positif bagi masa depan kota. Ia juga mengumumkan rencana untuk berupaya mengajukan banding.[5][6]
Pembukaan
Simulasi evakuasi di Stadion Hill Dickinson pada Maret 2025 sebagai bagian dari proses perizinan sebelum pembukaan stadion.
Di pertandingan kandang Everton di Premier League dan pertandingan kandang tertentu Women's Super League, stadion ini akan menjadi salah satu dari sepuluh tempat penyelenggaraan UEFA Euro 2028,[9][10] dan telah terpilih sebagai tempat penyelenggaraan Rugby League Ashes 2025.[11]