Spesifisitas biologi adalah kecenderugan untuk suatu variasi perilaku atau biokimia untuk terjadi pada suatu spesies. Biologi Linus Pauling menyatakan bahwa "Spesifistas biologi adalah serangkaian ciri suatu organisme hidup atau konstituen dari organisme hidup yang spesial atau melakukan suatu hal yang spesial. Setiap spesies tumbuhan atau hewan itu spesial. Mereka berbeda dalam hal tertentu dari semua spesies lainnya...spesifisita sbiologi adalah perihal utama dalam memahami kehidupan."[1]
Contoh spesifisitas biologi dalam manusia adalah sebuah adaptasi gen yang khas pada manusia, yaitu gen apolipoprotein E (APOE4) pada Kromosom 19. Meski kera barangkali menyandang gen APOE, studi bertajuk "The apolipoprotein E (APOE) gene appears functionally monomorphic in chimpanzees" ("Gen apolipoprotein E (APOE) tampak monomorf secara fungsional pada kera") menunjukkan bahwa keanekaragaman gen APOE pada manusia itu khas.[2]Polimorfisme pada APOE hanya dapat ditemukan di manusia, karena manusia menyandang alel APOE2, APOE3, APOE4; APOE4, yang memungkinkan manusia untuk mengurai protein lemak dan memakan lebih banyak protein dari leluhur mereka. Gen ini juga menjadi faktor ancaman gen dari Penyakit Alzheimer.
Referensi
↑Pauling, Linus (1995). Marinacci, Barbara (ed.). Linus Pauling in His Own Words: Selections From His Writings, Speeches and Interviews. Simon and Schuster. hlm.96. ISBN978-0-684-81387-5.