Sosok Ketiga adalah sebuah film horor klenik Indonesia tahun 2023 yang disutradarai oleh Dedy Mercy berdasarkan skenario yang ditulis Vidya Talisa Ariestya. Film ini dibintangi oleh Celine Evangelista, Erika Carlina, Samuel Rizal, Dewi Irawan dan Marshel Widianto, dengan alur cerita mengenai kehidupan rumah tangga Anton saat Yuni, istri mudanya mengandung anak mereka yang kemudian memicu serangkaian teror dan konflik supranatural.
Film ini ditayangkan di bioskop Indonesia pada 22 Juni 2023.[1] Sekuelnya, Sosok Ketiga: Lintrik dirilis pada 6 November 2026.
Plot
Kehidupan Yuni awalnya terasa sempurna setelah menikah dengan Anton. Yuni menjalani hari-harinya dengan bahagia meskipun menjadi istri kedua. Beberapa tahun sebelumnya, Anton telah menikah dengan Nuri, sahabat Yuni sejak kuliah. Yuni merasa hubungan mereka bertiga tetap harmonis karena Nuri telah merestui pernikahan tersebut demi mewujudkan keinginan Anton yang ingin segera memiliki keturunan. Kini, Yuni dan Anton sedang menantikan kelahiran anak pertama mereka yang telah berusia tujuh bulan dalam kandungan. Selama ini, Yuni dan Nuri tinggal di rumah yang berbeda tetapi tetap menjalin hubungan yang baik, meskipun sejak pernikahan kedua tersebut, Anton kerap menghabiskan lebih banyak waktunya bersama Yuni.
Setelah menggelar acara mitoni, Yuni mulai mengalami gangguan pada kehamilannya. Ia bahkan sempat memuntahkan paku dari mulutnya. Suatu hari, Anton membawa Bude Harni, yang sebelumnya pernah menentang pernikahan mereka, untuk menginap di rumah Yuni dengan tujuan membantu merawatnya. Kehadiran Bude Harni tidak disukai Yuni sehingga memicu pertengkaran antara Yuni dan Anton. Gangguan yang dialami Yuni semakin parah hingga suatu hari ia melihat sosok makhluk menyeramkan yang memegang perutnya. Sejak saat itu, kondisinya terus memburuk sampai akhirnya mulai kerasukan dan sering mengalami nyeri parah di perutnya.
Melihat kondisi Yuni, Mbok Ginem menemui seorang dukun. Dukun tersebut mendeteksi adanya santet yang menyerang Yuni. Namun, ia tewas setelah berhadapan dengan sosok hantu perempuan yang muncul di hadapannya. Hantu itu ternyata merupakan perwujudan dari ilmu pelet yang pernah digunakan Yuni untuk memikat hati Anton. Hantu pelet tersebut kemudian juga menyerang Mbok Ginem hingga ia tak sadarkan diri dengan mata terbelalak. Yuni kemudian menuduh Bude Harni sebagai penyebab celakanya Mbok Ginem dan mengusirnya dari rumah. Dokter yang dipanggil untuk memeriksa Mbok Ginem menyatakan bahwa ia mengalami strok dan kemudian memberikan obat. Karena Anton harus bekerja ke luar kota, Nuri datang dan menginap untuk menjaga Yuni. Namun, gangguan yang dialami Yuni justru semakin menjadi-jadi. Ia mulai mengalami berbagai penglihatan gaib yang menyeramkan. Puncaknya, tubuh Yuni tiba-tiba terangkat ke udara dan mengalami pendarahan hebat. Nuri menolongnya kembali ke ranjang dan kemudian pergi untuk mengambil sebaskom air. Namun, saat kembali, Nuri tiba-tiba mencela Yuni karena telah merebut suaminya, lalu secara paksa mengeluarkan bayi dari rahimnya. Setelah itu, Nuri menyeret Yuni dan melemparkannya ke sebuah lubang di luar rumah.
Pada saat yang sama, Bude Harni membawa seorang ustaz ke rumah Yuni. Melihat banyak darah yang tercecer, ustaz tersebut akhirnya memeriksa area luar rumah dan menemukan Yuni. Tidak lama kemudian, Anton pulang dan terkejut melihat kondisi rumahnya, lalu bertemu dengan ustaz dan Bude Harni. Anton bersama ustaz kemudian menemukan Nuri di sebuah ruangan. Saat itu, Nuri sedang melakukan ritual menggunakan bayi yang baru saja diambilnya dari rahim Yuni. Ustaz kemudian menghadapi Nuri yang kerasukan dan membacakan Ayat Kursi untuk mengusir hantu pelet yang merasuki tubuhnya. Meski demikian, Nuri yang masih menyimpan dendam kepada Yuni berusaha menusuknya. Upaya tersebut justru berakhir dengan Anton yang tertusuk dan tewas.
Pada akhir cerita, Yuni yang telah lanjut usia menyampaikan kesaksiannya melalui sebuah rekaman video.
Film Sosok Ketiga berhasil memperolah total jumlah penonton sebanyak 1.162.291 di satu bulan lebih penayangannya. Hal tersebut menjadikan film ini masuk daftar film Indonesia terlaris tahun 2023 pada saat dirilis pada 22 Juni 2023 yang bertepatan dengan Idul Adha kala itu. Film ini juga menjadi film terlaris yang disutradarai oleh Dedy Mercy.