Sofistik Kedua adalah istilah yang mengacu kepada penulis-penulis Yunani yang berkiprah dari masa kekuasaan Kaisar Nero hingga sekitar tahun 230 M. Karya-karya mereka didaftarkan dan dipuji-puji oleh Philostratus di dalam karyanya yang berjudul Kehidupan-Kehidupan Para Sofis. Namun, penelitian menunjukkan bahwa Gerakan Sofistik Kedua yang sebelumnya diduga muncul secara mendadak pada akhir abad ke-1 sebenarnya sudah berakar dari awal abad ke-1.[1] Tradisi gerakan ini diteruskan pada abad ke-5 oleh para ahli retorika Bizantium yang kadang dijuluki "Sofistik Ketiga".[2]