Raden Mas Soejitno Koesoemobroto, (4 November 1925–15 Januari 1949) adalah pejuang kemerdekaan Indonesia yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro. Ia seorang putra dari R.M.A.A Koesumobroto Bupati Tuban ke-37 (1927-1944), yang pada masa itu bapaknya menjadi orang nomor satu di Kabupaten Tuban. R.M Soejitno Koesoemobroto mengeyam Pendidikan Dasar (ELS) di Tuban kemudian melanjutkan (HOS) nya di Surabaya akan tetapi belum sampai lulus kemudian menyelesaikan pendidikan setingkat SMP nya di Tuban. Setelah itu Soejitno melanjutkan pendidikan di Syodenco (PerwiraPETA) di Bogor. Karier Soejitno diawali pada Zaman Penjajahan Jepang sebagai perwira PETA (Syodenco) di Dai Ni Daidan Tuban.[1]
Kini namanya diabadikan menjadi nama sebuah jalan di Kabupaten Bojonegoro (Jl. Lettu Soejitno), dan Patung perunggu Lettu R.M Soejitno Koesoemobroto berdiri berdiri menghadap ke arah selatan di alun alun Kabupaten Bojonegoro, yang diresmikan oleh Pangdam VIII/BrawijayaMayor Jenderal TNI Widjojo Soejono pada tanggal 3 Februari 1975.[2]