Pelda (Purn) KKO Soegimin, merupakan salah satu yang diberikan tugas oleh Komandan KKO AL saat itu, Mayjen KKO Hartono, untuk mengangkat tujuh perwira tinggi TNI AD yang menjadi korban tragedi tanggal 30 September 1965 di Lubang Buaya. Ada sembilan personel pengangkat jenazah tujuh Pahlawan Revolusi.[3]
Pelda KKO (Purn) Soegimin meninggal dalam usai 83 tahun di RSPAL Dr. Ramelan, Surabaya, Jawa Timur. Almarhum menderita sakit gangguan pernapasan dan menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 15.47 WIB, dengan meninggalkan seorang istri serta tujuh orang anak dan disemayamkan di kediamannya di Jalan Ketintang Baru XII, No. 27, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (06/03/2022). Rencana Jenazah Almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) 10 November, Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, dengan Upacara Militer bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah Direktur Latihan (Dirlat) Kodiklatal Brigadir Jenderal TNI (Mar) Widodo, dengan Komandan Upacara (Danup) Danyonroket 2 Marinir Letkol (Mar) Daulat Situmorang, serta Pasukan Upacara gabungan dari TNI AD, AL dan AU.[4]