Pada tahun 1982 M, beliau diangkat sebagai Ketua Badan Tetap Dewan Kehakiman Agung, dan beliau terus menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan selama beliau berhalangan hingga pada tahun 1992 M beliau diangkat sebagai Ketua Dewan pada Badan Umum. dan Badan Tetap dan berlanjut hingga tahun 2009. Beliau adalah anggota Dewan Ulama Senior sejak berdirinya pada tahun 1971 M dan anggota Liga Muslim Dunia, serta aktif di majalah Banner of Islam dan direkturnya serta pemimpin redaksi. Dia telah menyiarkan pelajaran di Masjidil Haram dan mengeluarkan fatwa pada program Noor Ala al-Darb. Dia juga mengadakan ceramah dan seminar dan berpartisipasi dalam diskusi disertasi master dan doktoral. Dia dicopot dari jabatan presiden peradilan pada tahun 1430 H.[2]
Kelahiran dan kekerabatan
Beliau dilahirkan di kota Al-Bukayriyah, di wilayah Qassim pada tahun 1350 H/1932 M. Syekh Shalih termasuk dalam keluarga Al-Luhaidan, yang garis keturunannya berasal dari Ismail bin Rumaih Al-Arini (w. 970 H).
Pendidikan
Al-Luhaidan memperoleh ilmunya melalui pendidikan formal, menempuh pendidikan tingkat dasar, menengah, dan menengah, dan setelah sekolah menengah, ia bergabung dengan Sekolah Tinggi Syariah di Riyadh. Ia belajar di Sekolah Tinggi Syariah di Riyadh dan lulus pada tahun 1379 H. Ia tidak berhenti mencari ilmu dan melanjutkannya, sehingga ia bergabung dengan Institut Tinggi Kehakiman dan lulus pada tahun 1389 H.
Ia memperoleh tesis master dari Perguruan Tinggi Peradilan pada tahun 1389 H dan melanjutkan sebagai ketua Pengadilan Agung hingga diangkat pada tahun 1390 H sebagai hakim kasasi dan anggota Dewan Kehakiman Agung.
Pada tahun 1403 H, ia diangkat sebagai Ketua Panitia Tetap Dewan Kehakiman Tertinggi, dan terus menjabat sebagai Wakil Presiden Dewan selama ia tidak ada.
Ia diangkat pada tahun 1413 H sebagai Ketua Dewan Kekuasaan Umum dan Tetap.
Shalih Al-Luhaidan meninggal pada hari Rabu, 2 Jumadalakhir1443 H, bertepatan dengan 5 Januari2022 M, pada usia sembilan puluh tahun setelah menderita sakit dia dirawat di rumah sakit. Keluarga Al-Luhaidan menerbitkan tweet di Twitter.