Panicum aureum (Hochst. ex A.Br.) Nees nom. illeg.
Panicum chrysanthum Steud.
Panicum rudimentosum Steud.
Panicum sphacelatum Schumach. nom. illeg.
Pennisetum aureum A.Rich. nom. illeg.
Setaria almaspicata de Wit
Setaria alpestris Peter
Setaria anceps Stapf
Setaria anceps Stapf ex Massey
Setaria angustifolia Stapf
Setaria aurea Hochst. ex A.Braun
Setaria bussei R.A.W.Herrm.
Setaria cana de Wit
Setaria chrysantha (Steud.) Heynh. nom. illeg.
Setaria decipiens de Wit nom. illeg.
Setaria flabellata Stapf
Setaria flabelliformis de Wit
Setaria homblei De Wild.
Setaria laxispica Stapf
Setaria myosuroides Peter
Setaria neglecta de Wit
Setaria perennis Hack. nom. illeg.
Setaria planifolia Stapf
Setaria rudimentosa (Steud.) T.Durand & Schinz
Setaria scalaris Peter
Setaria splendida Stapf
Setaria stenantha Stapf
Setaria stolzii Stapf
Setaria tenuispica Stapf & C.E.Hubb.
Setaria torta Stapf
Setaria trinervia Stapf
Setaria sphacelata adalah rumput tinggi asal Afrika, yang juga dikenal sebagai rumput merpati Afrika Selatan[2] dan rumput bulu Afrika.[3] Tanaman ini asli Afrika tropis dan subtropis, serta dibudidayakan secara luas di seluruh dunia sebagai rumput padang penggembalaan dan sebagai pakan ternak potong.[2][4] Tanaman ini merupakan rumput tahunan rizoma yang menghasilkan batang pipih, tidak berbulu, berwarna biru-hijau dengan tinggi mencapai 2 m. Perbungaannya berupa malai yang padat dan sempit dengan bulir yang kaku dan berwarna jingga, dengan panjang mencapai 25Â cm.[2]
Di Afrika, kepala biji Setaria sphacelata merupakan sumber makanan penting bagi beberapa spesies burung, termasuk long-tailed widowbird.[5]
Kultivar komersial telah dikembangkan untuk berbagai iklim dan kondisi tanah. Semua kultivar memiliki kandungan oksalat yang tinggi, sehingga umumnya tidak cocok untuk kuda. Hama yang dikenal dalam budidaya tanaman ini meliputi ulat biji rumput buffel (Mampava rhodoneura) dan jamur Pyricularia trisa.[6]
Setaria sphacelata adalah pakan berkualitas baik untuk hewan ruminansia seperti sapi, domba, dan kambing. Tanaman ini dapat diberikan dalam kondisi segar maupun dijadikan silase.[7]
12"Tropical Forages Factsheet". Australian Centre for International Agricultural Research. Diakses tanggal 1 Februari 2014.
↑Hockey P., Dean W. and Ryan P. (2005). Roberts - Birds of southern Africa, edisi ke-VII. The Trustees of the John Voelcker Bird Book Fund, Cape Town.