Serhii Koretskyi (Ukrainian: Сергій Федорович Корецькийcode: uk is deprecated ; lahir 14 Maret 1978) adalah seorang eksekutif bisnis dan politikus Ukraina yang menjabat sebagai Perdana Menteri Ukraina sejak 16 Juli 2026. Sebelum memasuki pemerintahan, ia dikenal sebagai tokoh di sektor energi Ukraina melalui kepemimpinannya di perusahaan minyak dan gas milik negara, termasuk Ukrnafta dan Naftogaz.[1]
Ia diangkat sebagai Perdana Menteri Ukraina setelah Verkhovna Rada menyetujui pencalonannya yang diajukan oleh Presiden Volodymyr Zelenskyy, menggantikan Yulia Svyrydenko sebagai bagian dari perombakan kabinet pada pertengahan 2026.[2]
Koretskyi memulai kariernya di sektor swasta dan dikenal luas sebagai eksekutif di industri energi. Ia pernah menjabat sebagai kepala Ukrnafta, perusahaan minyak terbesar milik negara Ukraina. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan tersebut meningkatkan produksi, memperbaiki tata kelola perusahaan, serta meningkatkan pendapatan negara dari sektor energi.[5]
Setelah itu, ia dipercaya memimpin Naftogaz, perusahaan energi nasional Ukraina. Selama menjabat, Koretskyi memimpin berbagai langkah untuk menjaga pasokan energi di tengah invasi Rusia, termasuk memperkuat infrastruktur energi dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.[6]
Perdana Menteri Ukraina
Pada 16 Juli 2026, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengusulkan Serhii Koretskyi sebagai Perdana Menteri Ukraina setelah pengunduran diri Yulia Svyrydenko. Pada hari yang sama, Verkhovna Rada menyetujui pencalonannya dengan 289 suara.[7]
Dalam pidato pertamanya sebagai perdana menteri, Koretskyi menyatakan bahwa pemerintah akan memprioritaskan peningkatan kemampuan pertahanan negara, menjaga stabilitas ekonomi selama perang, memperluas produksi industri pertahanan, memperkuat ketahanan sektor energi, dan melanjutkan proses integrasi Ukraina ke Uni Eropa.[8]