Selat Luzon kira-kira memiliki 250 kilometer (160mi) yang terdapat sejumlah pulau yang dikelompokkan menjadi dua kelompok: Kepulauan Batanes di Provinsi Batanes dan Kepulauan Babuyan di Provinsi Cagayan, keduanya di Filipina.
Selat ini dibagi menjadi beberapa selat yang lebih kecil. Selat Babuyan memisahkan Luzon dari Kepulauan Babuyan, yang dipisahkan dari Kepulauan Batanes oleh Selat Balintang. Batanes dipisahkan dari Taiwan oleh Selat Bashi.
Selat ini merupakan suatu selat penting untuk pelayaran dan komunikasi. Banyak kapal dari Amerika menggunakan rute ini untuk menuju pelabuhan-pelabuhan Asia Timur yang penting. Banyak kabel komunikasi bawah laut yang melewati Selat Luzon ini. Kabel-kabel ini menyediakan data penting dan layanan telefoni ke Tiongkok, Hong Kong, Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan.[3]
Beberapa gelombang samudra terbesar di dunia ditemukan di utara selat ini, kadang-kadang di atas 170 meter, berasal dari pasang surut air laut dan arus samudra. Gelombang atau arus ini berada di bawah air dan jarang menembus permukaan, sehingga tidak membahayakan pelayaran tetapi terkadang terlihat oleh satelit. Osilasi sebagian besar dipicu oleh punggung utara-selatan yang panjang yang menutupi hampir keseluruhan selat, kemudian diperkuat di bagian utara oleh sebuah punggung paralel kedua.[4] Kedalaman selat tersebut mencapai 3.500 m dan 4.000 kontur di jurang samudra utara-selatan di tepi bagian tengah dan barat daya.