Bermasalah memainkan berkas ini? Lihat bantuan media.
Lagu Sajojo adalah lagu tradisional yang berasal dari Papua (Irian Jaya). Lagu ini diciptakan oleh David Rumagesan, seorang musisi dan anggota band Black Brothers pada era 90-an.[1] Sajojo dikenal sebagai lagu pengiring tariSajojo yang berasal dari daerah Sorong, Papua Barat Daya. Lirik lagu ini berbahasa Moi. Lagu ini menggambarkan seorang gadis desa bernama Keke yang sangat dicintai oleh keluarganya dan masyarakat sekitar. Hingga suatu saat, pria bernama Jojo ingin mengajak gadis berjalan-jalan di sore hari. Ia dengan sopan memohon restu dari orang tua sang gadis, berharap diizinkan membawanya pergi.
Lagu Sajojo tidak hanya bercerita tentang Jojo dan Keke. Lagu ini memuat nilai cinta secara umum sehingga menggambarkan keterbukaan masyarakat Papua dalam menerima siapa saja tanpa memandang latar belakang.[2] Lagu dan tari Sajojo ditampilkan dengan alat musik tradisional, yaitu tifa.[3] Meskipun bentuknya mirip gendang, tapi suara tifa cenderung lebih ringan dan bisa menjadi pengatur ritme dalam tarian.
Lagu tradisional Papua Sajojo untuk pertama kalinya mendapat sorotan internasional setelah dirilis secara digital di Boston, Amerika Serikat pada Juli 2021 oleh label Red White Collective.[4]