SMA Negeri 1 Pringsewu didirikan melalui perjalanan panjang dalam rangka mengembangkan pendidikan di Pringsewu khususnya sekolah lanjutan yang berstatus negeri. Untuk mendirikannya terbentuklah panitia pada tanggal 16 April 1960 dengan susunannya sebagai berikut.
Pelindung: Komandan BODM (Usman) dan Kepala Pol. Distrik (A. Hifnie)
Ketua: Wedana (R. Arifin Karta Prawira)
Wakil Ketua: Camat Pringsewu (Hasan Anwar)
Sekretaris I: Penerangan (Soegito)
Sekretaris II: Kepala Negeri (Ngatimin)
Bendahara I: Pengawas Pasar (Ms. Madijo Sastro)
Bendahara II: Kepala Kampung (K. Mardiwiyato)
Langkah pertama adalah mendidirikan SMP yang diberi nama SMP Persiapan Negeri Pringsewu yang disahkan menjadi SMP Negeri 1 Pringsewu pada tanggal 16 Januari 1962, kemudian dilanjutkan dengan mendirikan SMA pada tanggal 17 Agustus 1964 yang diberi nama SMA Negeri Persiapan Pringsewu.
Tahun pertama jumlah siswanya adalah 45 orang dengan jumlah guru tetap sebanyak 3 orang dan 1 orang tenaga TU, yaitu Drs. Mulyadi sebagai kepala sekolah, Sugiarti dan Dr. Oei Kok Kiong sebagai guru tetap, dan Sukarmianto, Siti Asnah, B.A., Suwarno, Karsono, M. Khamndani, Sutarno, Mas Said, dan Sutono sebagai guru tidak tetap.
Awalnya kegiatan mengajar dilaksanakan di Gedung Wanita Pringsewu, kemudian dipindahkan ke Pendopo Kawedanan Pringsewu karena tak cukup. Pada tahun 1966, gedung Baperki Pringsewu telah diserahkan ke pemerintah setempat dan kemudian dimanfaatkan untuk gedung SMA tersebut. Berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 106/SK/B/III pada tanggal 29 Juli 1966,[1] SMA tersebut disahkan menjadi SMA Negeri 1 Pringsewu dan dipindahkan menempati gedung baru dengan jumlah 4 buah ruang belajar.[2][3]
Akreditasi
Nilai Akreditasi: 95
Peringkat Akreditasi: A
Tanggal Penetapan: 30 November 2017
Kepala sekolah
Sejak tahun 1964, sekolah ini telah mengalami 14 kali pergantian kepala sekolah. Nama-nama kepala sekolah sejak tahun 1964 adalah sebagai berikut.[2]