SMA Negeri 1 Boyolali adalah sebuah sekolah menengah atas negeri yang terletak di Jalan Kates No. 8, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Sekolah ini berdiri sejak tahun 1958 dan telah menghasilkan lulusan yang berkiprah di berbagai bidang. SMA ini dikenal sebagai salah satu sekolah menengah atas dengan prestasi akademik dan non-akademik di tingkat daerah maupun nasional.
Sejarah
Gagasan pendirian SMA Negeri di Boyolali dicetuskan pada tahun 1958 oleh Bupati Boyolali saat itu, M.S. Handjojo, untuk menampung lulusan dari dua SMP yang telah ada. Rencana ini mendapat dukungan luas hingga terbentuk panitia pendirian yang salah satunya beranggotakan I.S. Siswosoebroto, Kepala SMPN 1 Boyolali.[3]
Berdasarkan SK Nomor 26/S.K./B.III, sekolah ini resmi dibuka pada 21 Agustus 1958. Awalnya, kegiatan belajar mengajar berlangsung di gedung bekas rumah dinas kontrolir Belanda di Jalan Merbabu No. 2. Seiring bertambahnya siswa, sekolah sempat menyewa beberapa lokasi sebelum akhirnya menempati kampus tetap di Jalan Kates.
Sekolah ini pernah menyandang status Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dan sejak 2015 menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS), yang memungkinkan siswa menyelesaikan masa studi dalam dua tahun.[4]
Pada tahun 2022, sekolah ini juga mulai menerapkan Kurikulum Merdeka secara bertahap melalui program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Daftar kepala sekolah
Berikut adalah daftar kepala sekolah SMA Negeri 1 Boyolali sejak tahun 1958:[3]
No.
Nama Kepala Sekolah
Masa Jabatan
1
Drs. R. Soebadar
1958 – 1965
2
Soewito, B.A.
1965 – 31 Oktober 1983
3
Soepono
November 1983 – 31 Oktober 1989
4
Engan Hermanto
1 November 1989 – 31 Oktober 1991
5
Soelaiman
1 Agustus 1993 – 31 Maret 1996
6
Sri Muryati, S.Pd.
1 April 1996 – 30 April 2000
7
Basoeki, S.Pd.
1 Mei 2000 – 1 Mei 2002
8
Drs. H. Marsum, M.D.
1 Mei 2002 – Juli 2006
9
Drs. Sumarno, M.Pd.
1 Agustus 2006 – 27 Maret 2007
10
Drs. Hardiman, M.H.
28 Maret 2007 – 27 Oktober 2010
11
Drs. Suranto, M.Pd.
28 Oktober 2010 – 31 Desember 2011
12
Drs. Agung Wardoyo
31 Desember 2011 – 2 September 2019
13
Drs. Wakimun
2 September 2019 – 1 Februari 2021
14
Drs. Agung Wardoyo (Plt)
1 Februari 2021 – 1 April 2022
15
Najamuddin, S.Pd.
7 Januari 2023 – 18 Juli 2023
16
Bambang Prihantoro, S.Pd., M.M.
18 Juli 2023 – sekarang
Sarana dan prasarana
Fasilitas penunjang di SMA Negeri 1 Boyolali antara lain:
Sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka, SMA Negeri 1 Boyolali menggelar berbagai kegiatan tematik dalam Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Salah satu kegiatan unggulan adalah kampanye bebas karbon yang melibatkan lebih dari 1.000 siswa pada Januari 2023.[5]
Literasi perpajakan
Pada Mei 2024, SMA ini bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Boyolali dalam program Inklusi Kesadaran Pajak. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai perpajakan kepada pelajar sejak dini melalui integrasi materi dalam pembelajaran.[6]
Hari jadi sekolah
Pada tahun 2022, SMA Negeri 1 Boyolali merayakan HUT ke-64 secara luring pertama kali sejak pandemi. Kegiatan diisi dengan pentas seni siswa dan menghadirkan grup musik lokal Guyon Waton.[7]
Ekstrakurikuler
SMA Negeri 1 Boyolali memiliki beragam kegiatan ekstrakurikuler yang meliputi bidang akademik, olahraga, dan seni:
Pada tahun 2023 dan 2024, siswa-siswi SMA Negeri 1 Boyolali berhasil meraih berbagai prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga internasional dalam bidang akademik, olahraga, seni, dan kepemudaan.
Finalis Olimpiade Zoologi Nasional UGM: Luna Anggelani, Maycocahya Ferdiyansyah, dan Fatikah Shafa Nailah.[9]
Juara 3 nasional Brawijaya Physics Event oleh Andri Cahyanto; semifinalis: Alifia Husna.[8]
Juara 2 dan 3 FLS2N Boyolali 2023 di berbagai bidang (vokal, film pendek, cipta lagu, komik digital).[8]
Juara I dan III Kejuaraan Futsal Pelajar se-Jawa Tengah serta top scorer oleh Daffa Azzar.[9]
Medali emas O2SN renang oleh Alika Daffa Zahrotussita.[8]
Juara lomba pidato bahasa Jawa, festival da’i, dan video keselamatan lalu lintas tingkat provinsi.[8][9]
Juara Duta Wisata Boyolali 2024: Sinatriyo Berkahing Gusti (Mas), Mezaluna Firman Anwar (Mbak), dan Muhammad Yusron Ramadhan (Berbakat).[8]
Farakhatu Syakira Fidinina meraih juara I Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Boyolali.[10]
Charity Osya Irawan diterima di 10 perguruan tinggi luar negeri di Australia, Belgia, Tiongkok, Kanada, dan Amerika Serikat.[11]
Alumni
SMA Negeri 1 Boyolali memiliki organisasi alumni bernama Ikatan Alumni SMP-SMA 1 Boyolali (IKABI), yang telah melahirkan berbagai tokoh di tingkat daerah maupun nasional.[12][13]