Robert Sharon Allen (14 Juli 1900 — 23 Februari 1981) adalah seorang jurnalis Amerika Serikat, kepala biro Washington untuk The Christian Science Monitor, dan perwira militer.
Latar belakang
Robert Sharon Allen lahir pada 14 Juli 1900 di Latonia, Kentucky, dari pasangan Harry dan Lizzie (Elizabeth) Greenberg. Nama lahir Allen adalah Herman Greenberg. Ia mengganti namanya dan memalsukan usianya agar dapat bergabung dengan militer pada 6 September 1916. Ayahnya secara resmi mengganti nama keluarganya agar sesuai dengan nama putranya pada tahun 1918, dengan mengatakan bahwa terdapat “noda” Jerman pada bagian akhir nama keluarganya dan ia menginginkan nama yang benar-benar Amerika.[1] Setelah itu seluruh keluarga, kecuali saudara laki-lakinya Isador, menggunakan nama Allen.
Allen menikahi sesama jurnalis Ruth Finney pada tahun 1929, dan mereka tetap menikah hingga kematian Ruth pada tahun 1979.[2] Ia kemudian menikahi Adeline Sunday (1921–2017), mantan sekretarisnya.[3]
Karier
Allen bergabung dengan angkatan darat dengan memalsukan usianya agar dapat diterima,[4] dan bertugas di kavaleri selama Ekspedisi Pancho Villa tahun 1916–1917 serta di Prancis selama Perang Dunia I.[2]
Setelah perang, ia lulus dari Universitas Wisconsin dan mulai bekerja sebagai reporter. Ia bergabung dengan Ku Klux Klan untuk menulis laporan pengungkapan mengenai organisasi tersebut,[4] dan sedang belajar di München ketika terjadi Beer Hall Putsch yang dipimpin Hitler pada tahun 1923. Pada masa inilah ia menjadi koresponden luar negeri untuk Christian Science Monitor.[4]
Pada tahun 1931, Allen menjadi kepala biro Washington untuk Christian Science Monitor. Karena majalah tersebut tidak mau menerbitkan isi yang mengkritik Herbert Hoover, Allen dan Drew Pearson secara anonim menulis bersama buku Washington Merry-Go-Round,[5] sebuah buku pengungkapan mengenai pemerintahan Hoover. Setelah Hoover mengetahui identitas mereka, kedua penulis tersebut dipecat.[4][2] Pada tahun 1932 kedua jurnalis itu menerbitkan sekuelnya, More Merry-Go-Round,[4] dan menulis kolom nasional bersindikasi berjudul “Merry-Go-Round”.[2]
Pada tahun 1933, Allen bekerja sebagai agen Soviet (Sh/147) dengan bayaran 100 dolar per bulan.[6] Menurut John Earl Haynes, Harvey Klehr, dan Alexander Vassiliev dalam buku mereka tahun 2009 Spies: The Rise and Fall of the KGB in America,[4][7] tindakan tersebut legal dilakukan Allen karena terjadi sebelum pengesahan Foreign Agents Registration Act tahun 1938, dan motifnya tidak diketahui.
Pada tahun 1933, Allen adalah agen Soviet yang direkrut sepenuhnya dan tanpa diragukan sadar akan perannya. Dengan nama samaran “George Parker”, ia secara diam-diam menukar informasi rahasia dengan uang. Ia memberikan informasi kepada Soviet mengenai benteng militer Jepang; berita tentang kemungkinan pengangkatan dalam pemerintahan Roosevelt yang akan datang; serta informasi mengenai rencana pemerintah Amerika Serikat untuk memberikan pengakuan diplomatik kepada Uni Soviet.
Pada tahun 1937, selama kontroversi penambahan hakim Mahkamah Agung, Allen dan Pearson menulis bersama buku The Nine Old Men tentang Mahkamah Agung Amerika Serikat.[8] Pada awal 1940-an ia ikut menulis strip surat kabar Hap Hopper bersama Drew Pearson. Strip tersebut digambar oleh Jack Sparling.[9]
Ia bertugas dalam staf Jenderal Patton selama Perang Dunia II, dan mencapai pangkat kolonel. Dalam sebuah misi pengintaian pada 7 April 1945 di dekat Apfelstädt, dekat Erfurt, ia terjebak dalam baku tembak dengan unit Jerman dan terluka parah. Ia kemudian ditawan dan dibawa ke rumah sakit militer Jerman di Erfurt. Di sana lengannya diamputasi. Pada 11 April 1945, ia dibebaskan oleh prajurit Divisi Infanteri ke-80.[10] Buku hariannya selama perang diterbitkan setelah kematiannya.[11]
Ia menyunting buku Our Fair City.[12] Ia juga menulis Lucky Forward: The History of Patton's Third Army.[13]
“Di bawah tekanan Jaksa Agung Robert F. Kennedy” pada tahun 1962, direktur CIA John McCone “setuju untuk menyadap telepon kolumnis Robert S. Allen dan Paul Scott dalam upaya mengidentifikasi sumber mereka untuk informasi rahasia yang muncul dalam kolom mereka,” demikian isi sebuah memo[14] satu dekade kemudian kepada direktur badan tersebut.”[15]
Kematian
Allen meninggal akibat luka tembak yang dilakukannya sendiri di rumahnya di Georgetown pada 23 Februari 1981, pada usia 80 tahun. Ia juga menderita kanker pada saat kematiannya, dan dampak penyakit tersebut memaksanya pensiun pada tahun sebelumnya.[2][16]
↑Usdin, Steven T. (2018). Bureau of Spies: The Secret Connections between Espionage and Journalism in Washington. Prometheus Books. hlm.19–23. ISBN9781633884779. Diakses 24 September 2018.
↑Allen, Robert S. (2017). Rickard, John Nelson (ed.). Forward with Patton: The World War II Diary of Colonel Robert S. Allen. Lexington, Kentucky: University Press of Kentucky. ISBN9780813169125.
↑Allen, Robert S. (2017). Rickard, John Nelson (ed.). Forward with Patton: The World War II Diary of Colonel Robert S. Allen. Lexington, Kentucky: University Press of Kentucky. ISBN9780813169125.