Dalam terminologi hukum, reskrip (bahasa Inggris:rescriptcode: en is deprecated , bahasa Latin:rescriptumcode: la is deprecated ) adalah sebuah dokumen yang dikeluarkan bukan atas inisiatif dari pihak yang membuatnya, tetapi sebagai tanggapan (secara harfiah berarti 'ditulis kembali') atas permintaan tertentu dari penerimanya. Ini tidak berlaku untuk undang-undang yang lebih umum.
Gambaran umum
Kata ini berasal dari rumah tangga kekaisaran Romawi, yang sering kali mengeluarkan reskrip, dalam banyak kasus merupakan permintaan dari gubernur dan pejabat lainnya. Beberapa koleksi dokumen hukum awal yang penting dapat dikatakan bahwa seluruhnya terdiri dari reskrip, misalnya Kodeks Hermogenianus, dipublikasikan sekitar tahun 300 M.[1] Penerapan yang lain utamanya pada Kuria Roma kepausan, yang mengadopsi banyak praktik dan istilah administratif Romawi.
Reskrip dapat memiliki beragam bentuk, mulai dari dokumen formal salah satu jenis institusi, misalnya Bulla Kepausan, hingga penyampaian permintaan dengan sekadar menyebutkan melalui keputusan, semacam "ditolak" ataupun "dianugerahkan", baik kepada pihak yang bersangkutan maupun kepada posisi eksekutif yang kompeten untuk melaksanakannya.[butuh rujukan]
Reskrip kepausan berhubungan dengan pemberian manfaat[a] atau administrasi peradilan berdasarkan hukum kanon. Dalam Gereja Katolik Roma, reskrip merupakan tanggapan secara tertulis oleh paus ataupun suatu Kongregasi Suci terhadap permintaan atau petisi seorang individu yang memenuhi kriteria tertentu.[2][3]
Sistem hukum Amerika Serikat
Pengadilan banding Massachusetts mengeluarkan reskrip kepada pengadilan yang lebih rendah. Hal ini setara dengan mandat dalam praktik banding federal.[4]