ResearchGate adalah sebuah situs web jejaring sosial gratis[1] dan alat kolaborasi bagi para saintis dari segala jenis disiplin sains. Situs ini menyediakan berbagai aplikasi web termasuk pencarian semantik (mencari seluruh abstrak),[2] berbagi berkas, berbagi basis data publikasi, forum, diskusi metodologi, grup, dan berbagai aplikasi lainnya. Semenjak Mei 2008, ResearchGate telah digunakan oleh lebih dari 1.400.000[3] ilmuwan dari 196 negara.[4]
Dibandingkan dengan situs dan alat kolaborasi lainnya, ResearchGate telah mengembangkan alat pencarian Internet semantik yang mampu untuk mencari makalah penelitian dari sumber internal dan basis data eksternal terkenal seperti PubMed, CiteSeer, arXiv, NASA Library dan sebagainya. Alat pencarian internet ini dikembangkan untuk menganalisis kata-kata dan ungkapan yang lebih luas daripada yang biasa digunakan pada alat pencarian internet lainnya dengan cara menganalisis seluruh abstrak makalah penelitian sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih akurat.
Sistem pencarian semantik ini juga diterapkan pada platform untuk mendukung jaringan sosial pengguna. Dengan menganalisis informasi yang telah diberikan oleh pengguna pada halaman profil mereka, platform ini dapat menyarankan grup, pengguna lain dan juga makalah penelitian yang relevan dan mungkin menarik bagi sang pengguna. Sejauh ini, sudah 1.100 grup yang telah diciptakan dalam ResearchGate.[5] Grup-grup ini dapat dibuka bagi umum untuk para pengguna ResearchGate, atau juga dapat ditutup menjadi grup privat. Setiap pengguna dapat membuat grup pada waktu apapun juga. Setiap grup memiliki perangkat lunak kolaboratif, yaitu semisalnya alat berbagi berkas yang dapat digunakan dengan anggota grup lainnya untuk menulis dan menyunting dokumen.[5]
Jenis alat lainnya berupa pembuat jadwal dan survei/polling. Beberapa organisasi sains dan konferensi menggunakan ResearchGate sebagai tempat untuk mencatat informasi, berkolaborasi dan juga berkomunikasi. Platform ini telah juga mengembangkan subkomunitas privat untuk organisasi besar yang hanya terbuka bagi para anggota institusi tersebut. Selain itu, platform ini juga menyediakan forum kerja di mana para ilmuwan dapat melihat lowongan kerja riset internasional. Lowongan kerja ini dapat dicari dengan pelbagai kata kunci, posisi, jenis pekerjaan dan negari tujuan.
Pada tahun 2009, ResearchGate telah memasuki area akses bebas di mana situs ini mengembangkan alat untuk membantu para ilmuwan untuk mengunggah makalah yang telah diterbitkan (dengan catatan tetap menghormati hak cipta).[6][7][8] Makalah yang telah diunggah kemudian termasuk dalam sumber internal yang akan dapat dicari oleh alat pencarian internet semantik. Para pengguna dapat membaca dan mengunduh makalah yang telah diterbitkan ini secara gratis.[9]
Pada dua kebesar situs web disiplin ilmiah atau akademik jaringan sosial untuk Lagu anak-anak dan lagu pengantar tidur bahasa Inggris oleh academia.edu dan ResearchGate.
Fitur
Menurut The New York Times, ResearchGate digambarkan sebagai perpaduan antara Facebook, Twitter, dan LinkedIn.[10] Anggota situs dapat mengikuti topik atau minat penelitian tertentu, selain mengikuti anggota lain secara individu. Platform ini juga menyediakan fitur blog yang memungkinkan pengguna menulis ulasan singkat terhadap artikel ilmiah yang telah melalui proses telaah sejawat.[11]
ResearchGate mengindeks informasi yang dipublikasikan sendiri oleh pengguna pada profil mereka untuk merekomendasikan koneksi dengan anggota lain yang memiliki minat penelitian serupa.[10] Ketika seorang anggota mengajukan pertanyaan, pertanyaan tersebut akan diteruskan kepada pengguna lain yang dalam profilnya menyatakan memiliki keahlian yang relevan.[12] Selain itu, tersedia ruang obrolan privat yang memungkinkan pengguna berbagi data, menyunting dokumen bersama, atau mendiskusikan topik yang bersifat rahasia.[13] Platform ini juga menyediakan papan lowongan kerja (job board)[14] yang berfokus pada bidang penelitian dan akademik.[15][16]
Pada tahun 2020, ResearchGate memiliki lebih dari 17 juta pengguna,[17] dengan basis pengguna terbesar berasal dari Eropa dan Amerika Utara.[18] Sebagian besar penggunanya berasal dari bidang kedokteran dan biologi,[11][13] meskipun terdapat pula pengguna dari bidang teknik, hukum, ilmu komputer, ilmu pertanian, psikologi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya.[11]
Sejak tahun 2012, ResearchGate menerbitkan metrik tingkat penulis yang dikenal sebagai RG Score.[19] Metrik ini bukan merupakan ukuran dampak sitasi (citation impact). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa RG Score memiliki korelasi dengan metrik penulis lain yang telah ada, namun metrik ini juga mendapat kritik karena reliabilitasnya dianggap belum jelas serta metode perhitungannya tidak dipublikasikan secara transparan.[20][21][22][23] Pada Maret 2022, ResearchGate mengumumkan bahwa RG Score akan dihentikan penggunaannya setelah Juli 2022.[19] ResearchGate tidak mengenakan biaya kepada pengguna untuk mengunggah atau menampilkan konten di platformnya, dan konten yang dipublikasikan tidak diwajibkan melalui proses telaah sejawat.[24]
Referensi
↑"Pioneers", Science Magazine, 30 Mei 2008, Print Edition