Redy Rahadian (lahir di Cianjur, Jawa Barat, 17 Mei 1973) adalah seorang pematung dan perupa asal Indonesia. Karya-karya serta instalasinya beraliran kontemporer berbasis logam.[1][4]
Pendidikan
Redy menjalani pendidikannya di Institut Saint-Joseph, di Brussel, ibu kota Belgia.[5] Di sana, ia mengambil jurusan Mécanique Garage di mana ia memperoleh keahlian dalam menguasai teknologi pengelasan logam yang menjadi dasar karya-karya seninya.[5][1]
Karier seni
Redy telah aktif sebagai perupa profesional setidaknya sejak tahun 1997.[3] Berbekal latar belakang pendidikannya di Belgia, karya-karya seni Redy di awal kariernya didominasi patung-patung yang dibuat dengan pendekatan eksperimental pada medium logam. Adapun obyek-obyek rupa seni Redy didominasi oleh bentuk dan gagasan figuratif yang didasarkan pada realitas kehidupan manusia modern.[1]
Sejak tahun 2000-an hingga kini, Redy aktif melakukan instalasi dan pameran seni rupanya. Beberapa karyanya telah dilelang di Sotheby’s dan Christie’s di Hong Kong.[1] Selama sepuluh tahun awal kariernya, hingga setidaknya tahun 2008, karya seni Redy berupa figur manusia dari baja “merepresentasikan keseharian dan daya tahan mimpi manusia”.[6][7]
Pada tahun 2008 hingga 2018, karya-karya Redy didominasi oleh pemaknaan bahasa visual seni dengan pendalaman teknis pada struktur rupa, detail patung dan komposisi logam yang digunakan.[6]
Pada tahun 2025, Redy mengadakan showcase tunggal berjudul A Presence Unfolds – Journey Through Redy Rahadian’s Sculpture di Jakarta yang menekankan pada proyek seni instalasi.[8]