Sejarawan resmi Angkatan Laut, Samuel Eliot Morison, menggambarkan kinerja Spruance sebagai "luar biasa", dan ia dijuluki "otak listrik" karena ketenangannya, bahkan di saat-saat krisis yang sangat genting, reputasi yang semakin diperkuat oleh taktiknya yang sukses.[2] Spruance muncul sebagai salah satu laksamana terhebat di sejarah Amerika Serikat.[3] Setelah perang, Spruance diangkat menjadi Presiden Sekolah Perang Angkatan Laut, dan kemudian menjabat sebagai duta besar Amerika untuk Filipina.
Bess, Michael (2006). Choices Under Fire: Moral Dimensions of World War II. New York: Alfred A. Knopf. ISBNÂ 0307263657.
Blackley, Andrew K. (2026). Wielding the Trident: Admiral Raymond A. Spruance and America's Victory in the Pacific. Annapolis: Naval Institute Press. ISBNÂ 979-8899190001.