Spesies yang punah di alam liar setelah jumlahnya mencukupi dalam penangkaran diperlukan adanya upaya reintroduksi. Reintroduksi adalah proses pelepasan spesies dari penangkaran ke alam liar atau relokasi dari area di mana spesies tersebut bertahan. Umumnya melibatkan spesies yang dalam keadaan genting atau punah di alam liar.
Melakukan reintroduksi spesies yang punah di alam liar ke alam liar dapat menjadi tantangan tersendiri, meski habitat alami mereka telah direstorasi. Hal ini disebabkan karena teknik bertahan hidup, yang umumnya diturunkan dari induk mereka selama masa perawatan mereka di alam liar, telah hilang selama penangkaran. Dengan kata lain, dapat dijelaskan dengan fakta bahwa genetik spesies telah diselamatkan, tetapi perilaku alami (memetika) spesies telah hilang.