Berdasarkan hasil survey toponim pulau tahun 2006, pulau ini bernama Pulau Lipatkain. Dari hasil verifikasi Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi tahun 2007, Pulau ini tidak mengalami perubahan nama. Dinamakan lipatkain karena pulau ini berbentuk seperti lipatan kain.[1]
Topografi pulau ini secara umum merupakan bungkahan batu yang mengerucut keatas. Pulau Lipatkain memiliki pantai yang berbatu yang didominasi oleh vegetasi semak belukar.[1]
Pulau Lipatkain tercatat sebagai salah satu pulau yang tidak berpenduduk.[1]