Prefektur Otonomi Tibet Diqing (Hanzi sederhana:迪庆藏族自治州; Hanzi tradisional:迪慶藏族自治州; Pinyin:Díqìng Zàngzú Zìzhìzhōu; Tibet: བདེ་ཆེན་བོད་རིགས་རང་སྐྱོང་ཁུལ་;Wylie: Bde-chen Bod-rigs rang-skyong khul) adalah sebuah prefektur otonomi di barat laut provinsi Yunnan, Tiongkok. Prefektur tersebut memiliki wilayah seluas 23,870km2 (9,216sqmi). Ibukotanya, yang juga merupakan kota terbesar di prefektur tersebut, adalah Kota Shangri-La.
Prefektur dari Provinsi Yunnan tersebut berbatasan di bagian timur laut dengan Provinsi Sichuan, dan bagian barat laut dengan Wilayah Otonomi Tibet. Bagian barat daya dan tenggara Prefektur Diqing adalah bagian-bagian lainnya dari Provinsi Yunnan: masing-masing adalah Prefektur Otonomi Lisu Nujiang dan Lijiang.
Terdapat tiga divisi tingkat kabupaten di prefektur tersebut: Kota Shangri-La, Kabupaten Dêqên, dan Kabupaten Otonomi Lisu Weixi, dan mereka semua berada di bawah naungan pemerintahan Lijiang (yang terletak di tenggara prefektur tersebut).[1] Prefektur otonomi tersebut didirikan pada 1957 dan dinamai Diqing oleh gubernur pertamanya.[1]
Nama prefektur otonomi Tibet tersebut juga disebut Dechen, Deqing, atau Dêqên.[2]
Sejarah
Prefektur tersebut berada di bagian selatan dari sebuah kawasan bersejarah yang disebut Kham, yang masuk Kekaisaran Tibet pada beberapa abad yang lalu. Setelah keruntuhan kekaisaran tersebut pada abad ke-9, kawasan-kawasan seperti selatan Kham masih menjadi bagian dari Tibet dalam hal lebih kepada etnografi ketimbang esensi politik. Pada pertengahan 1700-an, Pemerintah Tibet kehilangan sebagian besar kontrol atas Kham karena direbut oleh Manchu (Qing) Tiongkok, dan situasinya berlangsung sampai akhir Dinasti Manchu pada 1912.[3]
Sepanjang abad ke-20, ibukota prefektur tersebut disebut Zhongdian namun diganti nama pada 17 Desember 2001 menjadi Kota Shangri-La (penyebutan lainnya: Semkyi'nyida, Xianggelila, atau Xamgyi'nyilha) mengambil nama dari tempat fiksi Shangri-La dalam novel 1933 James HiltonLost Horizon, dalam rangka menggenjot pariwisata di kawasan tersebut[4][5]
Pada 25 Juni 2007, Taman Nasional Pudacuo didirikan pada lahan seluas 500 mil persegi (1.300km2) di prefektur tersebut. Pada 11 Januari 2014, terdapat kebakaran besar di wilayah Tibet Dukezong yang berusia 1,000 tahun di sebelah ibukota Shangri-La, yang menyebabkan kerusakan berat.[6]
Referensi
12"System Evolution", via official website of Diqing government (in Chinese). Accessed April 25, 2015.
↑Goldstein, M.C. "Change, Conflict and Continuity among a community of nomadic pastoralists—A Case Study from western Tibet, 1950-1990" in Resistance and Reform in Tibet (eds. Barnett and Akiner. London: Hurst & Co., 1994).