Politeknik Enjinering Indorama (disingkat PEI)[1] adalah perguruan tinggi vokasi swasta yang berlokasi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Indonesia. Didirikan pada tahun 2013 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Indorama, PEI berfokus pada pendidikan teknik untuk menghasilkan tenaga kerja terampil yang siap memenuhi kebutuhan industri global.
Saat ini, PEI menyelenggarakan pendidikan jenjang Diploma Tiga (D3) dan Sarjana Terapan (D4) dengan kurikulum berbasis industri yang didukung oleh fasilitas teaching factory.
PEI resmi berdiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 273/E/O/2013 tertanggal 18 Juli 2013. Kampus ini diresmikan secara simbolis pada tanggal 23 September 2013 oleh Menteri Perindustrian M.S. Hidayat dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh.
Pada tahun 2022, PEI melakukan peningkatan status (upgrading) untuk dua program studinya, yaitu Teknik Mesin dan Mekatronika, dari jenjang Diploma Tiga (D3) menjadi Sarjana Terapan (D4) guna menjawab tantangan teknologi industri yang semakin kompleks.
Afiliasi dan Tokoh Kunci
Keberadaan Politeknik Enjinering Indorama memiliki relasi kuat dengan entitas industri dan tokoh-tokoh berikut:
Indorama Corporation: Perusahaan induk global yang menaungi pendanaan dan visi strategis pendirian kampus melalui Yayasan Pendidikan Indorama.
Sri Prakash Lohia: Pendiri dan Ketua Indorama Corporation yang memprakarsai pendirian PEI sebagai bagian dari kontribusi sosial terhadap pendidikan vokasi di Indonesia.
PT Indo-Rama Synthetics Tbk: Kampus PEI berlokasi di dalam kawasan kompleks industri perusahaan ini (Kembang Kuning). Keberadaan pabrik serat sintetis dan pemintalan ini dimanfaatkan sebagai teaching factory bagi mahasiswa untuk praktik langsung di lingkungan kerja nyata.
Akademik
Politeknik Enjinering Indorama saat ini mengelola 4 (empat) program studi yang terdiri dari satu program Diploma Tiga (D3) dan tiga program Sarjana Terapan (D4). Seluruh program studi telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Sistem pendidikan di PEI menerapkan konsep Link and Match dengan industri, di mana porsi pembelajaran praktik mencapai 60-70%. Mahasiswa juga mendapatkan sertifikasi kompetensi (BNSP/Internasional) sebelum lulus.
Akreditasi
Berdasarkan data Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Politeknik Enjinering Indorama telah terakreditasi "Baik". Seluruh program studi di PEI juga telah mendapatkan status akreditasi dari BAN-PT dan Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik).
Fasilitas
Lokasi Kampus PEI
Kampus PEI berdiri di atas lahan seluas 6 hektar di kawasan Kembang Kuning, Jatiluhur, yang dirancang dengan konsep Eco-Campus. Lokasinya berada di dekat kawasan industri besar (termasuk PT Indo-Rama Synthetics Tbk) untuk memudahkan akses mahasiswa melakukan praktik industri.
Pimpinan tertinggi di Politeknik Enjinering Indorama dipegang oleh seorang Direktur. Sejak didirikan pada tahun 2013, jabatan direktur telah dipegang oleh: