Pierre François Marie Le Jolis de Villiers de Saintignon (lahir 26 Juli 1956) ditPierre de Villiers adalah Jenderal Angkatan Darat Angkatan Darat Prancis dan mantan Kepala Staf Pertahanan.[1]  Menyusul perselisihan dengan Presiden Emmanuel Macron, yang merupakan Panglima Angkatan Bersenjata ex-officio, ia mengajukan pengunduran dirinya pada 19 Juli 2017.[2]
Pierre Le Jolis de Villiers de Saintignon adalah anggota House of Le Jolis de Villiers (Perancis : Famille Le Jolis de Villiers) yang didirikan pada abad ke-16. Saudaranya adalah politikus Perancis Philippe de Villiers.[3]
Setelah pengunduran dirinya, muncul spekulasi bahwa ia mungkin memasuki dunia politik: Jajak pendapat pada tahun 2020 menemukan bahwa 20% pemilih Prancis mungkin mendukungnya dalam pemilihan presiden tahun 2022.[7]