Petir vulkanikPetir vulkanik di atas letusan Gunung Rinjani.
Petir vulkanik (Inggris= dirty thunderstorm, volcanic lightning) adalah sebuah fenomena cuaca yang terjadi bila petir terbentuk akibat munculnya tiang erupsi.[1]
Sebuah penelitian yang dimuat jurnal Science mengindikasikan bahwa tegangan listrik ditimbulkan saat serpihan bebatuan, partikel abu, dan partikel es dalam tiang vulkanik saling bertabrakan dan memproduksi tegangan statik, sebagaimana bila partikel es bertubrukan pada badai petir biasa.
Saat tiang [erupsi] mulai runtuh terbawa angin, ia terlihat hidup dan memproduksi kurang-lebih 300 [petir] ... Implikasinya adalah bahwa tiang [erupsi] tersebut memproduksi lebih banyak tegangan dibandingkan saat masih baru terbentuk. Jika tidak [tiang erupsi] tidak dapat melanjutkan menciptakan petir.
—Martin Uman, co-director dari program Penelitian Petir dari Universitas Florida
Letusan vulkanik juga melepaskan sejumlah besar air yang dapat membantu terciptanya badai petir.